Laporkan Masalah

Perbedaan Kualitas Hidup Berdasarkan Karakteristik Sosiodemografi pada Pasien Kanker Payudara yang Baru Terdiagnosis di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta: Studi Potong Lintang

REZA NURSYIFA, dr. Susanna Hilda Hutajulu, Ph.D., Sp.PD-KHOM;Prof. Dra. RA Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D.

2019 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang : Kanker payudara adalah neoplasia ganas yang paling sering terjadi dan merupakan penyebab kematian terbesar kedua di dunia. Sebanyak 21.4% kanker ganas yang terjadi di Indonesia merupakan kanker payudara. Beberapa studi menunjukkan bahwa rendahnya tingkat penghasilan, pendidikan, dan status pekerjaan memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan yang mana hal tersebut akan berdampak pada kualitas hidup penderita. Tujuan : Mengetahui perbedaan kualitas hidup berdasarkan karakteristik sosiodemografi pada pasien kanker payudara yang baru terdiagnosis di RSUP Dr. Sardjito. Metode : Penelitian ini menggunakan metode potong-lintang dengan sampel sebanyak 49 pasien kanker payudara yang baru terdiagnosis di Unit Tulip RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Data sosiodemografi dikumpulkan dan kuesioner mengenai kualitas hidup terkait kesehatan akan dinilai dengan menggunakan instrumen EORTC QLQ C-30. Hasil : Hasil analisis pada 49 responden menunjukkan terdapat perbedaan kualitas hidup berdasarkan usia pada pasien kanker payudara di RSUP Dr. Sardjio (p 0,007). Variabel usia memiliki korelasi positif dengan kualitas hidup total pada pasien kanker payudara yang baru terdiagnosis (p 0,009) (r = 0,370). Hasil analisis variabel lain menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status pernikahan, pekerjaan, pendidikan terakhir, dan jarak tempat tinggal ke RSUP Dr. Sardjito (p > 0,05). Kesimpulan : Pada penelitian ini, usia dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker payudara yang baru terdiagnosis di RSUP Dr. Sardjito, sedangkan status pernikahan, pendidikan terakhir, pekerjaan, dan jarak tempat tinggal ke RSUP Dr. Sardjito tidak mempengaruhi kualitas hidup pasien.

Background: Breast cancer is the most common malignant neoplasia and is the second largest cause of death in the world. As many as 21.4% of malignant cancers that occur in Indonesia are breast cancer. Some studies show that low levels of income, education, and employment status have a negative influence on health, which will have an impact on the quality of life of patients. Objective: To determine the difference in quality of life based on sociodemographic characteristics in newly diagnosed breast cancer patients at Dr. RSUP Sardjito. Method: This study used a cross-sectional method with a sample of 49 newly diagnosed breast cancer patients at the Tulip Unit of the RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Sociodemographic data are collected and questionnaires regarding health-related quality of life will be assessed using the EORTC QLQ C-30 instrument. Results: The results of the analysis on 49 respondents showed that there were differences in quality of life based on age in breast cancer patients at Dr. RSUP. Sardjio (p 0,007). Age variables have a positive correlation with total quality of life in newly diagnosed breast cancer patients (p 0.009) (r = 0.370). The results of the analysis of other variables showed that there was no relationship between marital status, employment, recent education, and distance of residence to Dr. Sardjito (p> 0.05). Conclusion: In this study, age can affect the quality of life of newly diagnosed breast cancer patients in RSUP Dr. Sardjito, while the marital status, last education, occupation, and distance of residence to Dr. Sardjito does not affect the quality of life of patients.

Kata Kunci : Sosiodemografi, kualitas hidup, kanker payudara

  1. S1-2019-383096-abstract.pdf  
  2. S1-2019-383096-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-383096-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-383096-title.pdf