KEANEKARAGAMAN, POLA DISTRIBUSI, DAN PREFERENSI HABITAT AMFIBI DALAM UPAYA KONSERVASI DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS GADJAH MADA
ARNITA PRASINTANINGRUM, Rury Eprilurahman, S.Si., M.Sc.
2018 | Skripsi | S1 BIOLOGIAmfibi merupakan salah satu bioindikator lingkungan serta memegang peranan penting bagi ekosistem terutama sebagai bagian dalam rantai makanan (Kusrini, 2009). Siklus kehidupan amfibi identik dengan lingkungan perairan atau lahan basah. Amfibi memerlukan lingkungan dengan kelembaban yang cukup untuk melindungi tubuhnya dari kekeringan dengan menghuni habitat yang bervariasi, dari genangan air di tanah, dekat aliran sungai, hingga di pepohonan tinggi (Iskandar, 1998). Salah satu ordo yang umum ditemukan di wilayah D.I. Yogyakarta yakni ordo Anura. Selain di alam liar, Anura juga ditemukan di sekitar permukiman hunian manusia. Salah satu daerah dengan aktivitas manusia yang memiliki potensi sebagai habitat bagi Anura adalah lingkungan kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kemelimpahan, dan pola distribusi Anura di awal hingga pertengahan 2018, serta mempelajari preferensi habitat Anura di wilayah kampus UGM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pendataan Anura dengan teknik sampling VES (Visual Encounter Survey) disertai tagging lokasi, kemudian dilakukan morfometri dengan 13 parameter. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi dan dipetakan dengan Arcgis 10.1. Selanjutnya dilakukan analisis deskriptif untuk morfologi dan habitatnya. Berdasarkan hasil penelitian, keanekaragaman dan kemelimpahan meliputi lima species yaitu Duttaphrynus melanostictus (familia Bufonidae) sebanyak 253 individu, Polypedates leucomystax (familia Rhacophoridae) yaitu 149 individu, Kaloula baleata (familia Microhylidae) yaitu 20 individu, Chalcorana chalconota (familia Ranidae) yaitu 39 individu, dan Fejervarya cancrivora (familia Dicroglossidae) yaitu 1 individu. Pola distribusi yang berlaku pada seluruh jenis Anura yang ditemukan yaitu pola berkelompok. Anura yang dijumpai dapat hidup bersesuaian dengan kondisi ekologi lingkungan kampus UGM. Empat macam substrat sebagai preferensi habitat meliputi tanah (berpasir dan berair); vegetasi lantai (rumput, herba); vegetasi tegakan (sapling, pohon: daun, ranting, lubang batang); dan di sekitar fasilitas kampus misalnya pada benda mati (batu, pot plastik, kayu), serta bagian bangunan (dinding, beton, jalan, selokan).
Amphibians are one of the environmental bioindicators and play an important role for ecosystems, especially as part of the food chain (Kusrini, 2009). The amphibian life cycle is identical to the aquatic or wetland environment. Amphibians need an environment with enough moisture to protect their bodies from drought by inhabiting a variety of habitats, from puddles on the ground, near rivers, until tall trees (Iskandar, 1998). One of the order that is commonly found in the area of D.I. Yogyakarta is the Anura's order. In addition to the wild, Anura is also found around human settlements. One of the areas with human activity that has potential as a habitat for Anura is the campus of Universitas Gadjah Mada (UGM). This study aims to determine the diversity, abundance, and distribution patterns of Anura in the early to mid 2018, and to study Anura habitat preferences in the UGM campus area. The method used in this study includes Anura data collection with VES (Visual Encounter Survey) sampling technique with location tagging, then morphometry with 13 parameters. The data obtained is then tabulated and mapped with Arcgis 10.1. Then a descriptive analysis is performed for the morphology and habitat. Based on this research, diversity and abundance includes five species such as Duttaphrynus melanostictus (family Bufonidae) as many as 253 individuals, Polypedates leucomystax (family Rhacophoridae) 149 individuals, Kaloula baleata (family Microhylidae) 20 individuals, Chalcorana chalconota (family Ranidae) 39 individuals, and Fejervarya cancrivora (family Dicroglossidae) which is 1 individual. Distribution patterns that apply to all of Anura that found are clumped patterns. Anura can live in accordance with the ecological conditions of the UGM campus. Four kinds of substrates as habitat preferences include soil (sandy and watery); floor vegetation (grass, herbs); upright vegetation (sapling, trees: leaves, twigs, stem holes); and around campus facilities such as in several objects (stones, plastic pots, wood), and building parts (walls, concrete, roads, sewers).
Kata Kunci : Kata Kunci: Anura, keanekaragaman, kemelimpahan, pola distribusi, preferensi habitat.