Developing Batam as Cross Border Tourism Site
LIONY HANDAYANI U, Drs. Usmar Salam, M.I.S
2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALSektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang sedang berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh keunggulan sektor pariwisata yang dapat dikembangkan oleh negara manapun; baik negara tersebut kaya akan sumber daya alam maupun sebaliknya. “Cross border tourism†atau lebih baik dikenal sebagai,“pariwisata lintas perbatasan†adalah salah satu jenis akses dalam industri pariwisata yang dapat digunakan oleh negara-negara yang hendak mengembangkan sektor pariwisata pihak masing-masing terhadap daerah perbatasan dengan negara lain disekitarnya. Cross border tourism memberi keuntungan kepada tiap negara melalui sifatnya yang memberikan kebebasan kepada pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata negara tersendiri sesuai dengan keistimewaan kawasan perbatasan tersebut. Melalui ini, dapat diartikan bahwa pengembangan pariwisata daerah perbatasan menggunakan akses cross border tourism sangatlah fleksibel. Hal ini sangatlah baik karena pemerintah Indonesia menggunakan akses yang menguntungkan kepada pemerataan pembangunan daerah-daerah yang jauh dari kota. Akan tetapi hal ini menimbulkan efek-efek yang tidak terencana. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana Kota Batam dikembangkan sebagai daerah cross border tourism yang disertakan dengan hal-hal yang terjadi karena pengembangan tersebut, baik yang terencana maupun tidak terencana.
Tourism sector stands as one of the existing sectors that have been growing rapidly within these past several years. This is contributed through the advantages that the sector possesses, that are able to be developed by any countries; either for countries that are rich in natural resources or those that does not possess much of it. “Cross border tourism†existed as a form of access within the tourism industry that is able to be utilized by countries that are interested in developing its own tourism sector, specifically on its border areas towards its neighbouring countries. It provides advantages through its nature; in which it bestows freedom upon the government within their efforts to develop the border areas through its flexibility in its utilization in correspondence to the areas’ own superior features. However, this also creates effects or events that are not planned to happen. As such, this research aims to study Batam’s development to be cross border tourism site and how it brings with it benefits that are both planned and unplanned.
Kata Kunci : Sektor pariwisata, Cross border tourism, Efek