ETNOBOTANI TANAMAN HERBAL PADA AREAL HUTAN RAKYAT OLEH MASYARAKAT DUSUN GEDONG DESA PURWOSARI KECAMATAN GIRIMULYO KABUPATEN KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
HARDIAN WIBISONO, Bowo Dwi Siswoko, S.Hut, M.A.,
2013 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTANMasyarakat Dusun Gedong mengelola tanaman herbal di hutan rakyat sejak zaman nenek moyang mereka dan pengetahuan lokal yang ada pada masyarakat Dusun Gedong tentang tanaman herbal sudah diwariskan secara turun temurun dan dikembangkan sampai sekarang sebagai komoditi terpenting di Dusun Gedong. Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu untuk mengetahui: (1) latar belakang sosial & budaya masyarakat terhadap penanaman tanaman herbal, (2) cara masyarakat mengelola tanaman herbal di hutan rakyat, (3) pengaruh kegiatan etnobotani terhadap hutan rakyat ditinjau dari aspek kelestarian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, yaitu dengan mendeskripsikan dan mempelajari kebudayaan masyarakat secara mendalam dari masyarakat sekitar untuk memperoleh kesimpulan. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Metode analisis data dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang masyarakat menanam tanaman herbal adalah: adanya faktor jalan yang bagus, tradisi dan kebudayaan peninggalan nenek moyang, pemeliharaan tanaman herbal lebih mudah, tanah dan suhu udara yang cocok, harga tanaman herbal cukup tinggi, dan adanya Kelompok Tani Marsudi Tani. Pengelolaan tanaman herbal dilakukan dengan cara: (1) pemilihan tanaman herbal, (2) persiapan lahan, (3) penanaman, (4) pemeliharaan meliputi pemupukan dan pendangiran, (5) pemanenan, (6) pemasaran. Pengelolaan tanaman herbal di hutan rakyat sangat berpengaruh positif terhadap kelestarian hutan rakyatnya. Adanya kegiatan etnobotani seperti penanaman tanaman herbal dan tradisi yang dilakukan masyarakat secara turun temurun untuk tetap mengelola tanaman herbal dapat mengurangi dampak erosi serta sebagai tanaman untuk penampung air hujan dan sebagai tanaman untuk penghijauan di hutan rakyat. Adanya kegiatan etnobotani menjadikan hutan rakyatnya lestari dan masyarakat dapat mencukupi kebutuhan hidupnya dengan adanya tanaman herbal tersebut.
Gedong Hamlet community had managed herbal plant in community forests since their ancestors’ period, their local knowledge of herbal plant were passed on by one generation to the next, and began developed as the most important commodity in the hamlet. This study have to to know three matters; (1) community’s social and cultural background towards herbal planting, (2) herbal plant management method applied by them in community forests and (3) influence of community’s ethnobotany a towards some the sustainability aspect of community forest. This research employed qualitative approach by means of ethnographic methods, by describing and learning deeply about community’s culture in order to obtain conclusions. Data was collected by using in-depth interviews, observation and documentary studies. Data accumulation, data reduction, data presenting, drawing conclusion and verification were applied for data analysis method. Results showed few reasons which strived community to do herbal planting: proper main road, tradition and culture inheritance by the descents, easiness of the herbal plant maintenance, suitable soil and temperature for planting them, high price of the herbals and the presence of Marsudi Tani Farming Group. Herbal plant management was performed by : (1) selecting the herbals, (2) land preparation, (3) planting the herbals, (4) maintenance by doing fertilization and “pendangiran” (5) harvesting the herbal plants and (6) marketing. The herbals’ maintenance in community forest had a positive impact for sustainibility of the forest, through ethnobotany activities such as planting herbals and inherited traditions to manage herbals helped to reduce impacts of erosion as well as rainwater-retained plants and support reforestation in the forests. Ethnobotany created sustainable forests and people can fufill their daily needs.
Kata Kunci : etnobotani, herbal, hutan rakyat