Laporkan Masalah

REHABILITASI KAWASAN PESISIR KUWARU OLEH MASYARAKAT LOKAL DUSUN KUWARU, DESA PONCOSARI, KECAMATAN SRANDAKAN, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

SULLY MAYASARI, Wahyu Tri Widayanti, S.Hut, MP.,

2013 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTAN

Pesisir merupakan daerah pinggiran pantai yang masih dipengaruhi oleh sifatsifat laut seperti angin laut dan perembesan air asin. Rehabilitasi di Dusun Kuwaru mempunyai peran penting dalam keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: ¹?sejarah dilakukannya kegiatan rehabilitasi di pesisir Kuwaru ²?pelaksanaan program rehabilitasi di pesisir Kuwaru ³?motivasi masyarakat melakukan rehabilitasi di pesisir Kuwaru ´?dan relasi antara motivasi masyarakat dengan strategi pengelolahan kawasan pesisir Kuwaru. Penelitian dilakukan di Dusun Kuwaru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data ini dilakukan dengan wawancara mendalam, pengamatan, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan metode analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman (1992). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa sejarah rehabilitasi di pesisir Kuwaru terbagi dalam 3 periode yaitu periode sebelum tahun 1991, periode tahun 1991-1999 dan periode tahun 2000-sekarang. Kegiatan rehabilitasi dilakukan oleh seluruh masyarakat Dusun Kuwaru yang dibantu oleh BP DAS SOP Yogyakarta dan Dinas Kehutanan Bantul. Motivasi masyarakat dalam melakukan rehabilitasi lahan di kawasan pesisir Kuwaru adalah motivasi memenuhi kebutuhan dasar, kebutuhan rasa aman dan kebutuhan sosial. Strategi pengelolahan pesisir yang dilakukan oleh masyarakat yakni dengan menanam sejumlah tanaman sebagai wind barrier seperti akasia mangium (Acacia mangium sp) dan gliriside (Gliricida sepium) dan cemara udang (Casuarina equisetifolia). Dengan adanya tanaman di pesisir diharapkan dapat mengurangi abrasi pantai dan masyarakat dapat mengembangkan usaha pertanian di sebelah utara pantai.

Coast is a seaside area that is still influenced by sea characteristics such as set breeze and briny water infiltration. Rehabilitation in Kuwaru coast takes an important part in the continuity of villagers’ agricultural activity. This research aims to investigate: 1)the history of rehabilitation in Kuwaru coastal area, 2)the implementation of rehabilitation in Kuwaru coastal area, 3)the motivation of the villagers performing rehabilitation in Kuwaru coastal area, and 4)the relation between villagers’ motivation and management strategy of the Kuwaru coastal area. The research is performed in Kuwaru, Poncosari Village, Srandakan Sub district, Bantul Regency. The present writer uses qualitative approach by the method of case study. The data are collected through deep interview, observation, and document study to be analyzed based on qualitative data analysis method by Miles and Huberman (1992). According to the result, it can be known that the history of rehabilitation in Kuwaru is divided into three periods: period before 1991, period 1991 – 1999, and period 2000 – present. Rehabilitation activity is performed by the whole villagers of Kuwaru by the support of government. Villagers’ motivation to perform the rehabilitation in Kuwaru coastal area is the motivation in fulfilling their basic needs, their needs of security and needs of social. Management strategy of the coastal area villagers is planting ‘wind barrier plants’ such as Acacia mangium sp, Gliricida sepium and Casuarina equisetifolia. Hopefully, the existence of these plants can reduce abrasion and develop villagers’ agricultural business in the North coast of Kuwaru.

Kata Kunci : rehabilitasi, kawasan pesisir, motivasi, masyarakat

  1. s1-2013-270248-abstract.pdf  
  2. s1-2013-270248-bibliography.pdf  
  3. s1-2013-270248-table_of_content.pdf  
  4. s1-2013-270248-title.pdf