Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN RESILIENSI DENGAN KESEPIAN REMAJA

EZRA PRADIPTA ANANTA, Prof. DR. M. Noor Rochman Hadjam., Psi

2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan resiliensi dengan kesepian remaja.Varibel bebas pada penelitian ini adalah dukungan sosial dan resiliensi. Dukungan sosial adalah informasi, bantuan atau dukungan yang diberikan oleh orang lain kepada seorang individu lain di lingkungannya yang dapat memberikan pengaruh positif secara fisik maupun emosional, resiliensi adalah kemampuan adaptasi individu saat berada dalam tekanan dan masalah yang dihadapi serta kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan dan mengembangkan diri menjadi individu yang lebih baik. Variabel dependen pada penelitian ini adalah kesepian. Kesepian adalah keadaan emosi dan kognitif individu yang merasa kurang dalam hubungan akrab dan memiliki kesenjangan antara apa yang diharapkan dan apa yang diperoleh. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dan resiliensi dengan kesepian. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja yang berumur 12-23 tahun yang memiliki keluarga tidak harmonis yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan sejumlah 103 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala dukungan sosial, skala resiliensi dan skala kesepian. Data dianalisis menggunakan metode korelasi product moment dari Karl Pearson dan analisis regresi ganda dengan dua prediktor . Hasil analisis penelitian ini diperoleh rxy = -0,824 ; p < 0,01 untuk hubungan dukungan sosial dengan kesepian dan rxy = -0,600 ; p <0,01 untuk hubungan resiliensi dengan kesepian, yang berarti bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi dengan kesepian sehingga hipotesis dapat diterima. Sumbangan efektif dukungan sosial dan resiliensi sebesar 70,5 %.

This study aims to determine the relationship between social support and resilience with loneliness of adolescents. Free variables in this study are social support and resilience. Social support is information, assistance or support provided by other people to another individual in the environment who can provide a positive influence physically and emotionally, resilience is the ability of individual adaptation when under pressure and problems faced and the ability to rise from adversity and develop yourself to be a better individual. The dependent variable in this study is loneliness. Loneliness is an emotional and cognitive state of an individual who feels less in a close relationship and has a gap between what is expected and what is obtained. The hypothesis proposed in this study is that there is a negative relationship between social support and resilience with loneliness. The subjects in this study were adolescents aged 12-23 years who had a family that was not harmonious of 103 people. The measuring instrument used in this study is social support scale, resilience scale and loneliness scale. Data were analyzed using Karl Pearson's product moment correlation method and multiple regression analysis with two predictors. The results of the analysis of this study obtained rxy = -0,824; p <0.01 for the relationship of social support with loneliness and rxy = -0,600; p <0.01 for the relationship of resilience with loneliness, which means that there is a negative and significant relationship between social support and resilience with loneliness so the hypothesis can be accepted. Effective contribution of social support and resilience of 70.5%.

Kata Kunci : dukungan sosial, resiliensi, kesepian, remaja

  1. S1-2019-349395-abstract.pdf  
  2. S1-2019-349395-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-349395-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-349395-title.pdf