PENENTUAN PANJANG TRAYEK EFEKTIF UNTUK PENGUKURAN BATAS KAWASAN HUTAN DENGAN THEODOLIT DIGITAL
F ahrizal Lutfi, Sahid, Wahyu Wardhana
2012 | Skripsi | S1 KEHUTANANSalah satu syarat terwujudnya hutan lestari adalah mengenai batas hutan yang jelas. Kejelasan batas hutan dapat tercapai bila didukung oleh perolehan data yang akurat. Juknis pengukuran hutan yang masih digunakan sampai saat ini, menunjukan panjang trayek pengukuran batas untuk setiap titik kontrol adalah 5 km sampai 10 km. Kenyataan di lapangan, pengukuran dengan panjang trayek lebih dari 5 km memberikan error batas yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui panjang trayek pengukuran batas dengan theodolit agar diperoleh batas hutan yang akurat melalui simulasi pengukuran pada beberapa panjang trayek pengukuran serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode dalam penelitian ini adalah survey pengukuran batas secara terestris dengan membagi trayek pengukuran menjadi beberapa panjang trayek. Pengambilan data dilakukan dengan metode poligon terbuka terikat sempurna. Pengolahan data dilakukan dengan cara koreksi sudut dan koreksi jarak. Overlay dengan citra Google Earth dilakukan untuk melihat tingkat kesesuaian data dengan keadaan yang sebenarnya di lapangan. Hasi penelitan menunjukan panjang trayek pengukuran theodolit dengan cara simulasi, memberikan hasil yang mendekati kondisi sebenarnya di lapangan pada pengukuran yang tidak melebihi panjang trayek 2,5 km, baik diproses tanpa koreksi ataupun menggunakan metode koreksi jarak. Hal ini karena kesalahan hasil pengukuran belum terakumulasi begitu besar. Faktor yang mempengaruhi hasil pengukuran batas hutan adalah kedudukan alat yang tidak sejajar, peletakan alat theodolit yang tidak tegak lurus dengan sumbu bumi dan faktor kelerengan.
One of the requirements of the applied sustainable forest management is a clear and clean defined of the forest boundary. This could be achieved when it supported by an accurate data acquisition. Curret technical guide for applied forest boundary survey that is still used the length of the line segment for each control point is 5 - 10 Km. This research aimed to determine the optimum length of line segment to measure the border of forest region by theodolit in order to obtain the accurate border of forest with simulation measurement on some length of line segment and the factors that influence it. This research used terrestrial border measurement survey by dividing the length of route to measurement into several length. Data was collected by perfect bound open polygon. Data was processed by angle correction and distance correction. Overlay with Google Earth imagery was done to see the level of compliance data with the actual situation in the field. The results showed that the length of line segment measurement by theodolith in simulation provided close to the actual field measurement in the length less than 2.5 km, with or without distance correction methode. The fault of the measurement results do not accumulate so great. Factors affecting the measurement of forest boundaries are misaligned position tool, theodolit position are not perpendicular to the axis of the earth, and the slope factor.
Kata Kunci : batas hutan, theodolit, panjang trayek, faktor.