Pengaruh Keputusan Migrasi dari Desa ke Kota Terhadap Status Kemiskinan Indonesia: Analisis Data Mikro IFLS Tahun 2014
INDRA MANDALA PUTRA, Hengki Purwoto, SE., MA.
2019 | Skripsi | ILMU EKONOMIMigrasi umumnya dilakukan individu untuk keluar dari kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keputusan migrasi individu dari desa ke kota terhadap status kemiskinan di Indonesia dengan menggunakan model probit yang mengestimasi keputusan migrasi terhadap probabilitas status kemiskinan dari kepala rumah tangga berusia 15-70 tahun. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data mikro yang berasal dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2014. Hasil estimasi average marginal effect menunjukkan bahwa ada 6 (enam) faktor yang berpengaruh signifikan yaitu: migrasi, pendidikan kepala rumah tangga, suku bangsa, dan jumlah anggota rumah tangga, jenis kelamin, dan wilayah tempat tinggal. Keputusan migrasi yang dilakukan kepala rumah tangga menurunkan probabilitas berada dalam kategori miskin dibandingkan nonmigran. Status pernikahan dan usia kepala rumah tangga tidak berpengaruh terhadap probabilitas status kemiskinan. Secara umum, besaran pengaruh masing-masing faktor tersebut akan bervariasi yang besarannya dipengaruhi oleh variabel independen lainnya yang dikontrol.
People tends to migrate as a pathway out of poverty. This study aims to analyze the effect of the decision to migrate from rural to urban to poverty status using probitmodel in Indonesia by estimating observed migration and consumption data from household head age 15-70. Using Indonesia Family Life Survey (IFLS) microdata in 2014, the average marginal effect estimation shows that there are 6 (six) determinants for poverty status: decision to migrate, education level, ethnicity, number of household member, gender, and region where household head lived. The decision to migrate from rural to urban decrease the household head probability of being a poor compared to nonmigrants. Marital status and age do not significantly affect probabilty of poverty status. In general, the amount of effect for each variables are depend on other independent variables controlled.
Kata Kunci : Keputusan migrasi, kemiskinan, model probit, average marginal effect, decision to migrate, poverty, probit model.