Laporkan Masalah

The Role of Child Forum (FONABA) as Child Representative in Policy Formulation Process related to Child Protection in Bantul

FEBRANEILA P KUSUMA, Dr, Ely Susanto, MBA

2019 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Formulasi kebijakan adalah salah satu tahap dalam siklus kebijakan publik di mana masalah diidentifikasi dan keputusan dibuat untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat. Keterlibatan masyarakat di dalam kebijakan publik sangatlah penting. Masyarakat sipil adalah wadah di mana warga negara dapat dilibatkan dalam proses formulasi kebijakan. Forum anak dianggap sebagai masyarakat sipil dan dengan demikian dapat digunakan sebagai wadah bagi anak untuk berpartisipasi kepada pemerintah dalam menangani permasalahan anak di masyarakat. Keterlibatan forum anak di dalam pemerintah diperlukan untuk mengetahui dengan tepat apa yang dibutuhkan anak dalam rangka menangani kekerasan terhadap anak. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran forum anak dalam proses formulasi kebijakan, termasuk mengidentifikasi perannya sebagai wadah untuk anak dan mengevaluasi suara anak. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif untuk memperoleh data. Penelitian kualitatif berguna untuk mengelaborasi proses dimana anak terlibat dalam proses formulasi kebijakan dan bagaimana forum anak memainkan perannya sebagai wadah untuk partisipasi anak. Ada tiga macam teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti: wawancara, dokumentasi, dan observasi. Tahapan proses formulasi kebijakan terdiri dari identifikasi masalah, analisis masalah, penginformasian masalah kepada publik, pengembangan tujuan kebijakan, pengumpulan dukungan publik, dan undang-undang atau pengumuman kebijakan - dan digunakan sebagai kerangka teori. Teori-teori itu berguna untuk menjelaskan bahwa forum anak dapat digunakan sebagai wadah bagi anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan pemerintah seperti formulasi kebijakan. Studi ini menunjukkan bahwa Forum Anak Bantul (FONABA) mengumpulkan permintaan anak di Kongres Anak -yang merupakan kegiatan forum anak- dan mengkomunikasikannya kepada pemerintah. Selain itu juga terdapat diskusi tentang keterlibatan anak dan bagaimana forum anak dapat berperan dalam beberapa kegiatan yang diadakan oleh pemerintah untuk mendukung proses formulasi kebijakan seperti Muyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan audiensi. Kegiatan ini adalah tempat bagi anak untuk berpartisipasi dengan menyuarakan masalah anak. Setelah itu, suara anak dikategorikan oleh pemerintah untuk kemudian ditindaklanjuti menjadi program. Dari berbagai suara anak, ada beberapa yang direalisasikan oleh pemerintah namun ada beberapa yang tidak. Alasannya adalah karena pemerintah telah mengimplementasikan program yang diusulkam oleh FONABA akan tetapi FONABA tidak mengetahuinya. Direkomendasikan untuk FONABA untuk meningkatkan efektivitas mereka dalam menciptakan suara anak dengan men getahui secara tepat program yang telah dibuat oleh pemerintah, sehingga suara mereka dapat digunakan secara efektif oleh pemerintah untuk merumuskan suatu kebijakan.

Policy formulation is one of the stages in public policy cycle where issues are defined and decisions are made to solve problems in society. It is necessary to involve citizens at this stage. A civil society is a platform where citizens can be involved in the policy formulation process. Child forum is regarded as a civil society and thus can be used as a platform for children to participate in addressing their problems in society to the government. It is indeed necessary for the government to involve a child forum to know exactly what children need in dealing with violence against them. This study aims to identify the role of child forum in the policy formulation process, including identifying its role as a platform for children and evaluating children's voices. This study uses qualitative research to obtain data. Qualitative research is useful to elaborate the process through which children are involved in policy formulation process and how the child forum plays its role as a platform for children participation. There are three kinds of data collection technique used by the researcher: interview, documentation, and observation. The stages of policy formulation process consist of issues identification, analyzing problems, informing the public of the problems, development of policy goals, gathering public support, and legislation or enunciation of the policy -and are used as the theoretical framework. Those theories are useful to explain that child forum can be used as a platform for children to participate in the government activities such as policy formulation. This study shows that the child forum in Bantul (FONABA) gathers children's demands in the Child Congress -which is a child forum activity -and communicates them to the government. There is also discussion on the involvement of children and how child forum may play a role in several activities held by the government to support the policy formulation process such as deliberate development planning and audience. These activities are a place for children to participate by voicing their problems. Afterward, children's voices are being categorized by the government and then is proceeded to be a program. However, some of them may be realized by the government, and some may not. The reason the government may not realize some of the children's voices is that they might have already implemented the same program unknown by the child forum. It is recommended for FONABA to improve their effectiveness in creating children's voices by knowing exactly what programs have already made by the government, and so their voice can be effectively used by the government to formulate a policy.

Kata Kunci : child forum, Policy Formulation, Child Protection, Child Representative

  1. S1-2019-386830-abstract.pdf  
  2. S1-2019-386830-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-386830-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-386830-title.pdf