Laporkan Masalah

PENGELOLAAN HOMESTAY DI KAWASAN SARIBU RUMAH GADANG KABUPATEN SOLOK SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT

FONDINA GUSRIZA, Dr. Ir. Djoko Wijono, M.Arch ; Dr. rer. Pol. Dyah Widyastuti, S.T

2019 | Tesis | Magister Kajian Pariwisata

Kawasan Saribu Rumah Gadang mulai mengembangkan sarana akomodasi yang memanfaatkan rumah gadang sebagai homestay. Pengembangan homestay dimulai pada tahun 2016. Terdapat 10 rumah gadang yang bergabung dalam pengelolaan homestay. Melihat perkembangan dari tahun ke tahun, jumlah kunjungan wisatawan belum meningkat secara signifikan. Tulisan ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis pengelolaan homestay. 2) Menganalisis pelaku yang terlibat dalam pengelolaan homestay. 3) Mengganalisis pola pelaku dalam pengelolaan homestay. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan melakukan wawancara, pengamatan dan studi pustaka. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menguraikan data dan fakta yang diperoleh di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukan, pemilik homestay berperan sekaligus sebagai pengelola homestay. Pemilik homestay hanya melakukan pengelolaan produk dan belum melakukan pengelolaan manajemen serta pemasaran. Pelaku yang terlibat dalam pengelolaan homestay yaitu Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan, Association of Sales Travel Indonesia (ASATI) Sumatera Barat, kelompok sadar wisata (Pokadarwis) Saribu Rumah Gadang dan Karang Taruna Tunas Harapan. Pelaku yang paling berperan dalam pengelolaan homestay adalah pemilik homestay, pemerintah daerah dan yang paling kurang berperan adalah Pokdarwis. Kata Kunci: pengelolaan; homestay; Rumah Gadang; Solok Selatan;

Saribu Rumah Gadang Region has been developing accommodation facilities that utilize the rumah gadang as homestay. Since 2016 there are 10 rumah gadang join in the management of the homestay. Although being promote to support tourism develop, the number of tourist whose visits has not increased significantly. This paper aims to: 1) Analyze management homestay. 2) Analyze the actors involved in managing the homestay. 3) Analyzing the patterns of actors in managing homestays. This research was descriptive with a qualitative approach. Data was obtained by conducting interviews, observations and literature studies. Data analysed was carried out using qualitative analysis with a descriptive approach that outlined data and facts obtained at the study site. The results of the study shows that the homestay owner play a role as managers of. Homestay owners only focus on product management. The owners had not carried out management and marketing management. The actors involved in management homestay are the Regional Government of South Solok Regency, Association of Sales of Indonesian Travel (ASATI) of West Sumatra, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Saribu Rumah Gadang and Karang Taruna Tunas Harapan. The actor who had the major role in managing homestays is local government and the major involved is Pokdarwis. Keywords: management; homestay; Rumah Gadang; solok selatan

Kata Kunci : pengelolaan, homestay, Rumah Gadang, Solok Selatan,

  1. S2-2019-405069-abstract.pdf  
  2. S2-2019-405069-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-405069-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-405069-title.pdf