Laporkan Masalah

PEMAKNAAN MULTIKULTURALISME SISWA PROGRAM KELAS MULTIKULTURAL DI SMK BAKTI KARYA PARIGI

ATHIF ROIHAN NATSIR, Mufti Nurlatifah, S.I.P., M.A

2018 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Pendidikan merupakan gerbang utama mengembangkan masyarakat. Tujuan utama Pendidikan adalah mengembangkan sebesar-besarnya potensi peserta didik melalui metode dan pendekatan yang kontekstual. Salah satu permasalahan bangsa Indonesia saat ini adalah gesekan kepentingan yang melibatkan perbedaan latar belakang masyarakat. Melalui Kelas Multikultural, SMK Bakti Karya Parigi menawarkan sebuah metode Pendidikan yang mengutamakan toleransi dan nilainilai perdamaian dengan menghadirkan keberagaman di tengah masyarakat Pedesaan. Dengan menghadirkan perbedaan ini, harapannya generasi mendatang bisa memberikan cara pandang baru dalam menghadapi perbedaan. Dalam penelitian ini, multikulturalisme dipercayai sebagai konsekuensi yang lahir dari menghadirkan keberagaman. Sikap menerima, menghargai dan melindungi perbedaan muncul dari kesadaran manusia ketika berhadapan dengan keberagaman dan dikelola dalam lingkungan yang dinamis. Melalui konflik dan pertukaran nilai, siswa menemukan pemaknaannya atas perbedaan yang dihadirkan di sekitarnya. Menggunakan sudut pandang interaksionisme simbolik, ditemukan pembelajaran di luar kelas yang dapat membangun karakter kebhinekaan melalui nilai multikulturalisme dalam lembaga pendidikan.

Education is the main gateway for developing society. The main objective of Education is to develop the maximum potential of learners through contextual methods and approaches. One of the problems of the Indonesian nation today is the friction of interests that involve differences in community background. Through the Kelas Multikultural, SMK Bakti Karya Parigi offers an educational method that prioritizes the tolerance and values of peace by presenting diversity among rural communities. By presenting these differences, the hope of future generations can provide a new way of dealing with differences. In this study, multiculturalism is believed to be a consequence born by presenting diversity. The attitude of accepting, respecting and protecting differences arises from human consciousness when faced with diversity and is managed in a dynamic environment. Through conflict and value exchange, students find their meaning of differences presented around them. Using the point of view of symbolic interactionism, it is found that learning outside the classroom can build the character of diversity through the value of multiculturalism in educational institutions.

Kata Kunci : Intraksionisme Simbolik, Multikulturalisme, Pendidikan

  1. S1-2018-314088-abstract.pdf  
  2. S1-2018-314088-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-314088-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-314088-title.pdf