THE EFFECT OF EXCHANGE RATE VOLATILITY ON FINANCIAL PERFORMANCE OF COMMERCIAL BANKS LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE
ANNISA OKTAVIA S, Fuad Rakhman, S.E., M.Sc., Ph.D.,CA.,
2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSIOptimisme dari ekonomi AS telah memengaruhi kekuatan mata uang Indonesia yang menyebabkan melemahnya mata uang tersebut terhadap dolar AS. Terlepas dari upaya pemerintah untuk menstabilkan nilai Rupiah dengan mengeluarkan peraturan nomor 17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Indonesia, stabilitas Rupiah selama tahun 2017 hanya bertahan hingga akhir kuartal ketiga 2017 yang kemudian diikuti oleh depresiasi nilai tukar. Selain itu, implied volatility selama 3 bulan pada tahun 2018 menjadikan Rupiah sebagai mata uang yang paling tidak stabil di Asia. Volatilitas nilai tukar Rupiah selama bertahun-tahun cenderung menunjukkan pola depresiasi terhadap dolar AS. Hal ini menunjukkan bahwa volatilitas nilai tukar yang dapat memicu kerugian besar atau keuntungan dapat menjadi ancaman dan sumber risiko bagi profitabilitas organisasi. Sebagai elemen fundamental dari sistem keuangan, bank komersial sangat berperan penting dalam sistem keuangan dan pembangunan ekonomi sebagai perantara keuangan. Selain fungsinya sebagai perantara keuangan, bank komersial juga merupakan peserta utama di pasar valuta asing. Risiko valuta asing adalah salah satu risiko penting yang harus dikelola oleh bank komersial sebagai peserta utama dalam pasar valuta asing. Namun, apakah kinerja keuangan bank komersial sangat dipengaruhi oleh volatilitas nilai tukar? Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memberikan bukti secara empiris untuk pertanyaan tersebut dengan menjadikan Bank Komersial Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menggunakan periode studi selama 10 tahun, meliputi tahun 2008 hingga 2017 sebagai sampel penelitian. Regresi data panel berimbang dilakukan untuk mengetahui pengaruh volatilitas nilai tukar, diwakili oleh standar deviasi log nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Hasil penelitian ini secara empiris memberikan bukti bahwa volatilitas nilai tukar memiliki efek negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas bank menggunakan return on assets sebagai ukuran. Sementara menggunakan net interest margin dan return on equity sebagai ukuran profitabilitas bank, volatilitas nilai tukar terlihat memiliki hubungan positif dan signifikan. Hubungan antara volatilitas nilai tukar pada profitabilitas bank yang ternyata dominan positif dan signifikan menunjukkan bahwa volatilitas Rupiah terhadap Dolar AS. telah berkontribusi terhadap pertumbuhan profitabilitas bank komersial.
Optimism in the U.S. economy had affected the strength of Indonesias currency making the currency weakened against U.S. dollar. Despite the efforts of the government to stabilize the value of Rupiah by issuing regulation number 17/3/PBI/2015 pertaining to the Mandatory Use of Rupiah in the Territory of Indonesia, Rupiahs stability during 2017 only lasted until the end of the third quarter of 2017 which then followed by a depreciation on the exchange rate. In addition to that, the 3-month implied volatility in 2018 made Rupiah regain the crown of being Asias most volatile currency. The volatility of the exchange rate of Rupiah over the years tended to show depreciating pattern against the U.S. dollar. This implies that volatility of exchange rates which can provoke either huge losses or gains may become threat and source of risk to the profitability of organizations. As a fundamental element of the financial system, commercial banks play a very crucial role in the financial system and economic development as financial intermediaries. Apart from its function as financial intermediaries, commercial banks are also the main participants in foreign exchange markets. Foreign exchange risk is one of the important risks that should be managed by commercial banks as the main participants in foreign exchange market. However, are the financial performance of commercial banks immensely affected by the volatility of exchange rate? The main interest of this study is to empirically provide evidence to that question by taking Indonesian Commercial Banks which are listed in Indonesia Stock Exchange under a 10-year study period, from 2008 to 2017 as the sample of the study. A balanced panel data regression is performed to find out the effect of exchange rate volatility, represented by the standard deviation of the log of Rupiah exchange rate against the U.S. Dollar. The result of this study empirically provides evidence that exchange rate volatility has a negative and insignificant effect on banks profitability using return on assets as the measure. While using net interest margin and return on equity as the measures of banks profitability, exchange rate volatility is seen to have positive and significant relationships. The relationship between exchange rate volatility on banks profitability which turns out to be dominantly positive and significant might possibly indicate that the volatility of Rupiah against U.S. Dollars has contributed to the growth of commercial banks profitability.
Kata Kunci : Exchange Rate Volatility, Financial Performance, Commercial Banks