Laporkan Masalah

MENILAI PERBEDAAN AKTIVITAS FISIK MENGGUNAKAN KUESIONER WHO GLOBAL PHYSICAL ACTIVITY QUESTIONNARE PADA POPULASI REMAJA OBESITAS DAN OVERWEIGHT DI YOGYAKARTA

ANINDYANINGTIAS I W, dr. Neti Nurani, M.Kes., Sp.A(K) ; dr. Braghmandita Widya Indraswari, M.Sc., Sp.A(K)

2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Dalam era teknologi dan informasi yang berkembang saat ini, membuat angka terjadinya obesitas dan overweight meningkat dengan pesat. Hal ini disebabkan karena energi yang diasumsikan untuk melakukan gerakan pada setiap aktivitas sehari-hari terus berkurang, sebagai akibat adanya fasilitas-fasilitas seperti tangga berjalan, kendaraan bermotor, elevator, pendingin ruangan yang membuat orang akan enggan melalukan pergerakan tubuh. Pada penelitian ini akan memberikan hasil yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan IMT pada populasi remaja obesitas dan overweight di usia 12 tahun - 16 tahun. Di penelitian ini akan menggunakan metode pengukuran berat tubuh, tinggi tubuh, IMT/usia yang dilakukan pada subyek siswa-siswi usia 12 tahun - 16 tahun di Sekolah Menengah Pertama pada 5 Kabupaten di Yogyakarta dengan jumlah subyek pengukuran 100, yang terdiri dari siswa laki-laki sebanyak 53 dan siswa perempuan sebanyak 47. Uji statistik Chi-Square akan digunakan untuk melihat hubungan antara aktivitas fisik dengan IMT. Berdasarkan hasil penelitian ini pada uji Chi-square antara MET dengan IMT didapatkan p = 0,306 (p >0,005), dan pada uji Chi-square antara aktivitas fisik dengan jenis kelamin didapatkan p = 0,076 (p > 0,005) pada kedua uji diatas menjelaskan bahwa antara aktivitas fisik dengan IMT dan jenis kelamin tidak terdapat hubungan yang bermakna. Namun pada uji Chi-square antara aktivitas fisik dengan kategori usia didapatkan p = 0,011 (p <0,005) hasil tersebut menjelaskan bahwa hubungan antara aktivitas fisik dengan kategori usia memiliki hubungan yang bermakna.

In the current era of technology and information, making the rate of obesity and overweight increase rapidly. This is because the energy assumed to make movements in every day activities continues to decrease, as a result of facilities such as walking stairs, motorized vehicles, elevators, air conditioners that make people reluctant to do body movements. In this study we will provide results that aim to determine the relationship between physical activity and BMI in the population of obese and overweight adolescents at the age of 12 years - 16 years. In this study we will use the method of measuring body weight, height, BMI / age carried out on the subjects of students aged 12 - 16 years in junior high schools in 5 regencies in Yogyakarta with the number of subjects measuring 100, which consists of male students 53 men and 47 female students. Chi-Square statistical tests will be used to see the relationship between physical activity and BMI. Based on the results of this study on the test? Chi-square between MET and BMI was obtained p = 0.306 (p> 0.005), and in the Chi-square test between physical activity and sex, p = 0.076 (p> 0.005) in the two tests above explained that there is no meaningful relationship between physical activity and BMI and gender. However, in the Chi-square test between physical activity and the age category obtained p = 0.011 (p <0.005) the results explained that the relationship between physical activity and age category had a significant relationship.

Kata Kunci : Aktivitas Fisik, GPAQ (Global Physical Activity Questionnare), IMT

  1. S1-2018-352577-abstract.pdf  
  2. S1-2018-352577-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-352577-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-352577-title.pdf