Perlindungan Hukum Bagi Para Pihak Dalam Perjanjian Utang-Piutang Di Primkop Pegawai Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta
Kanesa Permata Putri , R.A Antari Innaka Turingsih, S.H., M.Hum
2018 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk wanprestasi yang terjadi serta menganalisis perlindungan hukum bagi para pihak dalam perjanjian utang-piutang di Primkop Pegawai Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, yang mana salah satu pihak melakukan wanprestasi. Penelitian Hukum ini bersifat normatif-empiris, yang menggabungkan antara metode penelitian normatif dengan metode penelitian empiris. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara kepada responden dan narasumber serta penelusuran kepustakaan. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan mengelompokkan data yang diperoleh, menyeleksi menurut kualitas dan kebenarannya dan disajikan secara deskriptif . Kesimpulan penelitian ini adalah bentuk wanprestasi yang terjadi di Primkop Pegawai Universitas Pembangunan Nasional VeteranYogyakarta yaitu tidak melakukan wanprestasi sama sekali dan melakukan prestasi tetapi terlambat. Bentuk perlindungan hukum bagi para pihak yang melakukan wanprestasi adalah perlindungan hukum preventif dengan adanya aturan yang ditetapkan aparat penegak hukum dan pasal-pasal perlindungan hukum dalam perjanjian utang piutang, sedangkan perlindungan hukum represif dengan adanya penyelesaian non-litigasi dengan melalui musyawarah mufakat secara kekeluargaan untuk mencari solusi permasalahan atau menentukan sanksi.
This research aims at identifying the types of the occurring defaults and analyzing the legal protection for the parties in loan agreement in Worker Cooperative in Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, in which one of the parties conduct a default. This research is normative-empirical research, which combines normative research method and empirical research method. The data gained are primary and secondary data through field research and library research. The data gathering technique is by done by conducting interviews to the respondents and resource persons and by conducting library research. This study uses qualitative analysis by grouping the data obtained, selecting according to quality and truth and presented descriptively. The conclusion of the research is that the defaults conducted in Worker Cooperative in Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta namely not doing default at all and making achievements but too late. The legal protection for the parties conducting defaults is preventive legal protection with the rules stipulated by law enforcement officials and using the legal protection chapters stated in the loan agreement, while repressive legal protection by resolving nonlitigation by having discussion through consensus decision making to find solutions or to determine sanctions.
Kata Kunci : Perjanjian Utang-Piutang, Koperasi, Perlindungan Hukum, Wanprestasi / Loan Agreement, Cooperative, Legal Protection, Default