Kajian Tanaman Pekarangan Permukiman Perkotaan di Kampung Dalem, Kelurahan Purbayan, Kota Yogyakarta
NURUL KUMALA DEWI, Siti Nurul Rofiqo Irwan,S.P., M.Agr., Ph.D ; Dody Kastono, S.P., M.P.
2019 | Skripsi | S1 AGRONOMIKampung Dalem merupakan salah satu kampung wisata yang terletak di Kelurahan Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta. Sebagai kawasan cagar budaya, Kampung Dalem membutuhkan daya dukung ekosistem yang baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pemanfaatkan pekarangan. Tanaman atau vegetasi menjadi salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam ekosistem pekarangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis studi kasus menggunakan metode sampling jenuh atau sensus yang dilaksanakan di RT 42 Kampung Dalem pada bulan November 2017�April 2018 untuk mengetahui luas pekarangan, zona pekarangan, jenis tanaman, fungsi tanaman, keanekaragaman tanaman pekarangan, dan pengaruh aspek budaya terhadap pemilihan tanaman pekarangan di permukiman perkotaan. Pekarangan di RT 42 Kampung Dalem didominasi oleh pekarangan sangat sempit (< 20 m2) sebanyak 40,63 % dengan zona pekarangan terbanyak berada di depan yang umumnya dimanfaatkan sebagai taman ornamental karena didominasi tanaman hias (61,39%) dengan Kamboja Jepang (Adenium obesum) dari jenis semak sebagai tanaman yang memiliki jumlah dan frekuensi terbanyak. Tiap kategori luas pekarangan memiliki Indeks keanekaragaman jenis H� > 3 dengan nilai tertinggi pada pekarangan sangat sempit (H� 3,89) menunjukkan pekarangan di RT 42 Kampung Dalem memiliki daya dukung yang tinggi terhadap ekosistem permukiman. Terdapat enam jenis tanaman khas Yogyakarta yang tersebar di 15 pekarangan di RT 42 yaitu belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), beringin (Ficus benjamina), jambu bol/dersono (Syzygium malaccense), kemuning (Murraya paniculata), kepel (Stelechocarpus burahol), dan soka (Ixora coccinea).
Kampung Dalem is one of urban settlement with the status of a tourist village located in Purbayan Village, Kotagede, Yogyakarta City. As a cultural heritage area, Kampung Dalem needs the support of a good ecosystem and by increasing the use of home garden. Plants or vegetation are one component that has an important role in the home garden ecosystem. This research is a descriptive study with a type of case study using census sampling method carried out at RT 42 Kampung Dalem in November 2017 - April 2018 to find out the yard area, yard zone, plant type, plant function, plant diversity, and aspect influence culture towards the selection of garden plants in urban settlements. The yard at RT 42 Kampung Dalem is dominated by a very narrow yard (<20 m2) with 40,63 % dominated by front garden zone (which is generally used as an ornamental garden because it is dominated by ornamental plants (61.39%) with Japanese Cambodia (Adenium obesum) from shrub species as the plant which has the highest number and frequency. Each yard area category has a diversity index of type H '> 3 with the highest value in a very narrow yard (H' 3.89) indicating home gardens at RT 42 Kampung Dalem has carrying capacity to settlement�s ecology. There are six typical plants of Yogyakarta, Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi), Beringin (Ficus benjamina), Jambu Bol (Syzygium malaccense), Kemuning (Murraya paniculata), Kepel (Stelechocarpus burahol), and Soka (Ixora coccinea).
Kata Kunci : keanekaragaman tanaman, kota Yogyakarta, pekarangan, permukiman perkotaan