Laporkan Masalah

PENERAPAN PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN PRASARANAN RUANG JALAN LAKSDA ADISUCIPTO YOGYAKARTA DALAM MEMENUHI STANDAR LAIK FUNGSI JALAN DAN STANDAR RUANG TERBUKA HIJAU

MUHAMMAD ABROR, Suwardo, ST., MT., Ph.D.

2019 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL

Ruas jalan Laksda Adisucipto (Batas Kota-Simpang Janti) merupakan jalan nasional yang terletak di Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Panjang ruas Jalan Laksda Adisucipto yakni 2,09 km. Ruang jalan tersebut tidak dimanfaatkan sesuai dengan manfaat jalan dan fungsi jalan, sehingga mengganggu kenyamanan dari pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelaikan prasarana ruang jalan dan menganalisis ketersediaan ruang terbuka hijau. Pengambilan data dilakukan survei dilapangan dengan form laik fungsi jalan dan pengukuran luas area ruang terbuka hijau di koridor jalan. Metode analisis laik fungsi dengan perbandingan antara standar teknis dengan pengukuran dilapangan, analisis ketersediaan ruang terbuka hijau di koridor jalan dengan pengukuran luas ruang terbuka hijau dengan luas rumija dilapangan , analisis perbandingan pengelolaan dan pemeliharaan dilapangan dengan standar peraturan pemerintah dan analisis kondisi lingkungan dan usulan pengelolaan dan pemeliharaan prasarana jalan dan ruang terbuka hijau di koridor jalan. Hasil analisis ini menyatakan bahwa, kelaikan prasarana jalan pada Ruas jalan Laksda Adisucipto (Batas Kota-Simpang Janti) mempunyai kategori kelaikan Laik LS (Laik Fungsi dengan Rekomendasi). Penilaian sebagai berikut: a) 10 komponen LF, b) 8 komponen LS, c) 0 komponen TLF. Ketersediaan ruang terbuka pada hijau jalur hijau ruang jalan dari survei diperoleh sebesar 0,398%, hal ini termasuk belum memenuhi standar ruang terbuka hijau koridor jalan jalan yakni 20-30% dari rumija. Pengelolaan dan pemeliharaan pada prasarana jalan dan ruang terbuka hijau yang memenuhi peraturan pemerintah adalah pemangkasan daun, pembersihan sedimen, pembersihan sampah hijau, pengecetan marka, pengecetan kerb, sedangkan yang belum memenuhi standar pengelolaan dan pemeliharaan dari peraturan pemerintah adalah penyiraman, pendangiran/penyiangan, pengendalian hama dan penyakit, pemupukan, penggantian tanaman, penyapuan, perawatan rambu lalu lintas, perawatan lampu alat pemberi isyarat lalu lintas dan analisis kondisi lingkungan didapat nilai rata-rata 3,1 (Sedang) dan usulan pengelolaan dan pemeliharaan prasarana dan ruang terbuka hijau pada koridor jalan diperoleh nilai rata-rata 4,3 (Sangat Setuju) menurut responden, sehingga usaha pengelolaan dan pemeliharaan prasarana dan ruang terbuka hijau pada koridor jalan dapat diajukan kepada dinas yang mengelola jalan tersebut.

The Laksda Adisucipto (Batas Kota-Simpang Janti) section is a national road located in Sleman Regency, DIY Province. The length of the Jalan Laksda Adisucipto section is 2.09 km. The road space is not utilized in accordance with the benefits of roads and road functions, thus disturbing the comfort of road users. This study aims to analyze the feasibility of road space infrastructure and analyze the availability of green open space. Data retrieval is carried out in the field survey with a roadworthiness function and measurement of the area of green open space in the road corridor. The analysis method is functionally feasible by comparing the technical standards with field measurements, analyzing the availability of green open space in the road corridor by measuring the green open space with the field area, comparing management and maintenance analysis in the field with government regulation standards and analyzing environmental conditions and management proposals and maintenance of road infrastructure and green open space in the road corridor. The results of this analysis state that the feasibility of road infrastructure on the Laksda Adisucipto Road (City Limits-janti intersection) section has a LS feasibility feasibility category (Function Worth with Recommendation). Assessment as follows: a) 10 components of LF, b) 8 components of LS, c) 0 components of TLF. The availability of open space on the green green lane of the road from the survey was obtained at 0.398%, this includes not meeting the standards of green open space for road corridors, namely 20-30% of the total space. Management and maintenance of road infrastructure and green open spaces that meet government regulations are leaf trimming, sediment cleaning, cleaning of green waste, marking of markers, painting of curbs, while those that have not met the standards of management and maintenance of government regulations are watering, draining, controlling pests and diseases, fertilization, replacement of plants, sweeping, maintenance of traffic signs, maintenance of lights for traffic signals and analysis of environmental conditions obtained an average value of 3,1 (Moderate) and proposed management and maintenance of infrastructure and green open spaces in the corridor the road obtained an average value of 4,3 (Strongly Agree) according to the respondent, so that the effort to manage and maintain green open space and infrastructure on the road corridor can be submitted to the department that manages the road.

Kata Kunci : Ruas Jalan, Kategori Laik Fungsi, Pemeliharaan, Ruang Terbuka Hijau

  1. D4-2019-356000-abstract.pdf  
  2. D4-2019-356000-bibliography.pdf  
  3. D4-2019-356000-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2019-356000-title.pdf