IMPLEMENTASI PENGELOLAAN DANA DESA OLEH PEMERINTAH DESA (Studi Kasus Pembangunan Desa di Bidang Infrastruktur: Pembangunan Jalan Rabat Beton di Desa Kedungupit dan Pembangunan Jalan Hotmix di Desa Tangkil Kabupaten Sragen)
ALIYA MALYATI, Dr. Mailinda Eka Yuniza, S.H., LL.M.
2019 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini bertujuan memberikan deskripsi mengenai pelaksanaan pengelolaan dana desa yang dilakukan pemerintah desa untuk kemudian diketahui kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan, hambatan dan upaya apa yang dilakukan oleh pemerintah desa. Metode penelitian dalam penulisan hukum ini adalah penelitian hukum empiris, dilakukan dengan mendatangi lokasi penelitian langsung untuk memperoleh data primer. Subjek penelitian ini melibatkan Pemerintah Desa Kedungupit dan Desa Tangkil yang merupakan pelaksana pengelolaan dana desa. Analisis data menggunakan metoda deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan dana desa oleh pemerintah di kedua desa belum sempurna pada perencanaan pembangunan desa untuk kelengkapan dokumen perencanaan pembangunan yang menggunakan dana desa. Belum optimalnya pelaksanaan karena kurangnya kualitas sumber daya manusia pemerintah desa untuk melaksanakan pengelolaan dana desa sesuai ketentuan perundang-undangan. perlu diadakan pembinaan, pemantauan, evaluasi, serta edukasi mengenai peraturan perundang-undangan sehingga pelaksanaan pengelolaan dana desa tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada.
This research provides a description of the implementation of dana desa carried out by both village governement associated with the laws and regulations, obstacles and what efforts are made by both of village government. This research using empirical legal research method, conducted by visiting location of direct research to obtain primary data. The subject of this research involved the Government of Kedungupit Village and Tangkil Village who were the implementers of dana desa management. Primary and secondary data analyzed using descriptive and qualitative methods. The results of this research showed that the management of dana desa is not perfect yet, in terms of village development planning (perencanaan pembangunan desa) such as comprehensiveness of documents which is suitable to development planning that use dana desa as a grant source. The implementation is not optimal because the lack of village government quality to carry dana desa as the law ruled. The district government need to hold a coaching, evaluation, monitoring and education about managing dana desa according to the existing laws and regulations.
Kata Kunci : pengelolaan dana desa, dana desa, pemerintah desa.