Laporkan Masalah

Studi Simulasi PLTB pada Daerah dengan Kecepatan Angin Rendah

MUHAMMAD DERIARAHMAN, Prof. Dr. Ir. Sasongko Pramono Hadi, DEA; Lesnanto Multa Putranto, S.T., M.Eng., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 TEKNIK ELEKTRO

Potensi angin di Indonesia terutama di Jawa-Bali, terbilang cukup rendah apabila dibanding negara Eropa lainnya seperti Jerman dan Denmark, sehingga dibutuhkan turbin angin yang dapat menghasilkan listrik secara optimal pada kecepatan angin rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya aspek-aspek yang mempengaruhi keluaran listrik dari turbin angin berdasarkan karakteristik kecepatan angin, serta upaya untuk pemilihan turbin angin pada kecepatan angin rendah. Penelitian akan dilakukan dengan melakukan simulasi pada turbin angin tipe DFIG (Doubly Fed Induction Generator) dengan menggunakan aplikasi MATLAB. Pengambilan data kecepatan angin diambil dari situs BMKG dengan fasilitas AWS (Automatic Weather Station) dimana dari data tersebut terdapat kecepatan angin dan arah angin selain itu juga terdapat data lainnya seperti radiasi matahari dan kelembapan yang dicuplik setiap 10 menit. Simulasi pada penelitian ini dilakukan dengan berbagai macam kurva daya turbin angin pada sebuah kecepatan angin rendah, sehingga menghasilkan keluaran listrik yang berbeda-beda. Asumsi dari simulasi penelitian ini adalah tinggi dari data kecepatan angin sama dengan tinggi dari turbin dan nilai kapasitas turbin proporsional dengan nilai rated kurva daya dan jari-jari baling-baling turbin. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa keluaran listrik dari turbin angin bergantung dari kurva daya yang dimiliki dari sebuah turbin angin tersebut, sehingga kurva daya dalam pemilihan turbin angin sangatlah vital karena apabila salah memilih dapat mengakibatkan keluaran listrik yang tidak optimal ataupun dapat merusak turbin angin itu sendiri.

Wind potential in Indonesia, especially in Java-Bali, is quite low when compared to other European countries such as Germany and Denmark, so that wind turbines are needed that can produce electricity optimally at low wind speeds. The purpose of this study is to know aspects that affect the electrical output of wind turbines based on wind speed characteristics, as well as efforts to select wind turbines at low wind speeds. The research will be carried out by simulating the DFIG (Doubly Fed Induction Generator) wind turbines using the MATLAB application. Wind speed data retrieval is taken from the BMKG site with AWS (Automatic Weather Station) facility where from the data there is wind speed and wind direction, besides that there are other data such as solar radiation and humidity that is sampled every 10 minutes. The simulation in this study was carried out with various wind turbine power curve at a low wind speed, thus produce different electrical outputs. The assumption of this research simulation is that the height of the wind speed data is the same as the height of the turbine and the turbine capacity value is proportional to the rated power curve and the radius of the turbine propeller. The results of this study indicate that the electrical output of a wind turbine depends on the power curve possessed by a wind turbine, so that the power curve in the selection of wind turbines is vital because if the wrong choice is made, it could result in electrical output that is not optimal, or may damage the wind turbine itself.

Kata Kunci : PLTB, DFIG, Kurva Daya, Kecepatan Angin Rendah.