KORELASI ANTARA RASIO KOLESTROL TOTAL TERHADAP HDL DENGAN KELUARAN FUNGSIONAL PADA PASIEN STROKE DI RSUP DR. SARDJITO
TOMMY ROSHAN, dr. Abdul Gofir, Sp. S., K; dr. Kusumo Dananjoyo, M. Sc., Sp.S
2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLatar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian paling banyak kedua di seluruh dunia. Negara berkembang menyumbang 85,5% dari total kematian akibat stroke di seluruh dunia dimana dua pertiga penderita stroke terjadi pada negara-negara berkembang tersebut. Stroke dapat berpengaruh tidak hanya pada penderitanya, tetapi kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Faktor risiko stroke dapat diklasifikasikan menjadi dapat dimodifikasi, tidak dapat dimodifikasi, dan berpotensi untuk dimodifikasi. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi meliputi merokok, dyslipidemia, hipertensi, diabetes, dan obesitas. Sedangkan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi merupakan jenis kelamin, berat badan, usia, dan etnis dan faktor risiko yang berpotensi untuk dimodifikasi adalah konsumsi alkohol, penggunaan kontrasepsi, sindrom metabolic, migren, kelainan koagulasi, dan infeksi. Dislipidemia merupakan salah satu faktor risiko stroke. Pengaruh dislipidemia terhadap peningkatan faktor risiko stroke tidak hanya dihubungkan dengan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) yang tinggi, namun juga dengan kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) yang rendah. Stroke dapat menyebabkan kecacatan fisik dan mental jangka panjang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keluaran fungsional pasca stroke seperti keparahan penyakit, tekanan darah, profil lipid, kadar gula darah, dan perawatan fase akut. Keluaran fungsional pada pasien stroke dapat diukur menggunakan beberapa score, dimana salah satunya adalah Barthel Indeks. Barthel Indeks ini mengevaluasi keterbatasan melakukan aktivitas tertentu dan diukur pada saat masuk dan keluar rumah sakit. Tujuan: Penelitan ini bertujuan untuk mencari korelasi antara rasio kolesterol total terhadap HDL dengan keluaran fungsional pada pasien stroke. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasional analisis dan cross-sectional study terhadap pasien stroke yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito dan data di dapatkan di bagian unit stroke. Keluaran fungsional diukur menggunakan Barthel Indeks, dimana populasi penelitian ini adalah seluruh kasus pasien stroke yang ada pada RSUP Dr. Sardjito dengan sample yang merupakan pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sample menggunakan consectuve sampling. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS 21 dengan uji hipotesis Chi-Square, Fisher Exact, dan Kolmogorov Smirnov.
Background: Stroke is the second most cause of death in the world. In developing country, 85.5% from total death are caused by stroke where two third of stroke patients occur in the developing countries. Stroke can affect also the family, beside the patient himself. Risk factors of stroke can be classified as modifiable, non-modifiable, and potentially modifiable. Modifiable risk factors are smoking, dyslipidemia, hypertension, diabetes mellitus, and obesity. Meanwhile, non-modifiable one, are gender, weight, age, ethnic and potentially modifiable are alcohol consumption, contraception used, metabolic syndrome, migraine, coagulation disorder, and infection. Dyslipidemia is one of modifiable risk factor of stroke. Dyslipidemia can increase risk someone of getting stroke, that not only related with high LDL cholesterol, but also low HDL cholesterol. Stroke can cause physical and mental disability. There are some factors that affect the functional outcome post stroke, such as severity of the disease, hypertension, lipid profile, and glucose amount. Functional outcome on stroke patient can be measured using scores, one of them is Barthel Index, that evaluate limitedness of doing certain daily activities, that in this research will be measured on the onset of stroke. Purpose: The research purpose is to find any correlation between total cholesterol to HDL ratio, with functional outcome on stroke patient. Method: This research will be done by using observational analytic and cross sectional study with stroke patient in RSUP Dr. Sardjito for the population, and the data will be obtained in ICM (Instalasi Catatan Medik). Functional outcome is measured using Barthel Index. Sample collection technique will be using consecutive sampling. Data analysis will be using IBM SPSS 21 with Chi-Square, Fisher Exact, and Kolmogorov-Smirnov.
Kata Kunci : Stroke, Rasio, Kolesterol Total, HDL , Keluaran Fungsional, Barthel Indeks