Laporkan Masalah

PENGARUH LAMA PENGERINGAN BAHAN DAN LAMA DESTILASI TERHADAP SIFAT FISIKO-KIMIA MINYAK ATSIRI BIJI KAPULAGA LOKAL (Amomum cardamomum)

DETI KUSUMA WARDHANI, Rini Pujiarti, S.Hut., M.Agr., Ph.D.

2019 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kualitas minyak biji Kapulaga (Amomum cardamomum) dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti persiapan pengolahan, proses ekstraksi (pengolahan), perlakuan setelah pengolahan, serta proses pengemasan. Penelitian mengenai pengaruh lama pengeringan dan lama destilasi Kapulaga (Amomum cardamomum) masih terbatas sehingga perlu diteliti mengenai kualitas dari minyak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengeringan dan lama destilasi terhadap rendemen dan sifat fisiko-kimia minyak atsiri biji Kapulaga. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap atau CRD (Completely Randomized Disign) menggunakan dua faktor lama pengeringan (segar, 1 minggu dan 2 minggu) dan lama pemasakan (4 jam, 6 jam, dan 8 jam) masing-masing tiga ulangan menghasilkan 27 sampel. Standar pengujian yang digunakan Standar ISO 4733:1981 Oil of Cardamom. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi perlakuan lama pengeringan (segar, 1 minggu, dan 2 minggu) memberikan pengaruh nyata pada nilai kadar air, rendemen, putaran optik dan indeks bias. Variasi perlakuan lama pemasakan (4 jam, 6 jam dan 8 jam) tidak memberikan nilai nyata pada semua parameter yang diuji. Parameter yang diuji tidak semua memenuhi standar ISO 4733:1981. Kualitas minyak atsiri Kapulaga terbaik didapatkan pada lama pengeringan1 minggu, sedangkan lama pemasakan tidak terlalu berpengaruh terhadap perbedaan sifat fisiko-kimia tiap minyak

Cardamom seed oil (Amomum cardamomum) qualities was influenced by process preparation, extraction, post product treatment, and packaging process. Research on distillation time of cardamom (Amomum cardamomum) still limited and need to investigate. The aims of this research are determine drying time and destination time of cardamom seed oil on physico-chemical properties of cardamom seeds essential oils. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with two factors. Factor of drying time (fresh, 1 week and 2 weeks) and factor of destilation time (4 hours, 6 hours, and 8 hours). Each combination was replicate in three times and resulted in 27 samples. Standard test was issued by ISO 4733 Standard: 1981 Oil of Cardamom. The results of this research show that variation of drying time factor (fresh, 1 week, and 2 weeks) gave significant value for moisture content, yields, optical rotation and refractive index gave significant difference. Distillations time factor (4 hours, 6 hours and 8 hours) gave not significant value to all parameters. Furthermore not all of the values fulfill the ISO 4733: 1981. The best quality of Cardamom essential oil was found in 1 week of dried, while there was not much difference in time distillation quality of physico-chemical properties of oil

Kata Kunci : destilasi, Kapulaga, minyak atsiri, fisiko-kimia, lama pengeringan;distillation, Cardamom, essential oil, physico-chemical, drying time

  1. S1-2018-313322-Abstract.pdf  
  2. S1-2018-313322-Bibliography.pdf  
  3. S1-2018-313322-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-313322-Title.pdf