Laporkan Masalah

PENDUGAAN VOLUME TAJUK AKASIA (Acacia mangium Willd.) UMUR 13,5 TAHUN DARI BERBAGAI PROVENANS (Studi di Hutan Penelitian Wonogiri, Departemen Kehutanan)

IMAM SETYO HARTANTO, Ronggo Sadono

2009 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Tajuk adalah salah satu komponen dari hasil produksi primer; dimensinya menggambarkan kesehatan pohon secara umum. Selain itu proses-proses fisiologis dan morfologis suatu tanaman dapat kita lihat perkembangannya melalui tajuk. Masih terbatasnya informasi terkait dengan volume tajuk menjadi salah satu kendala dalam pemanfaatan tajuk sebagai salah satu indikator pertumbuhan dan perkembangan tanaman, optimalisasi ruang tumbuh, produktivitas tanaman sekaligus kehidupan satwa liar. Penelitian ini bertujuan memodelkan volume tajuk A. mangium umur 13,5 tahun pada provenans Australia dan Papua Nugini sekaligus mencoba melihat hubungan antara riap diameter dengan beberapa parameter pembentuk tajuk (volume, crown projection area dan indeks kompetisi tajuk). Penelitian dilakukan di lokasi plot uji keturunan generasi pertama (F-1) jenis A. mangium, yang ditanam pada Januari 1995, terletak di kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) hutan penelitian Wonogiri. Secara administratif berada di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah. Secara geografis lokasi terletak pada 7032’LS – 8015’LS dan 11004’ – 111018’BT. Menurut wilayah pemangkuan hutannya berada di RPH Pulosari, BKPH Wonogiri KPH Surakarta. Data yang telah didapatkan kemudian disortir menurut diameter dan tinggi pohon serta lebar dan tinggi tajuk sehingga semakin mendekati bentuk geometri yang ada. Tajuk A. mangium menggunakan pendekatan model geometri paraboloid. Dari perhitungan didapatkan bahwa model volume tajuk A. mangium tidak dapat dijadikan satu bentuk karena nilai variabel penyusunnya (diameter dan tinggi tajuk) adalah signifikan (p<0,05). Model volume tajuk A. mangium pada provenans Australia dan Papua Nugini secara berturut-turut adalah V=?(6,30323*hl0,33)*f dan V=?(5,51738*hl0,33)*f. Rata-rata volume tajuk A. mangium umur 13,5 tahun pada provenans Australia adalah 232, 46 m3, sedangkan pada provenans Papua Nugini adalah 205,31 m3. Sedangkan hubungan volume dengan faktor pertumbuhan (DBH dan indeks kompetisi tajuk) menunjukkan bahwa nilai keerataanya masih lemah untuk semua provenans A. mangium dengan nilai koefisien determinasi lebih kecil dari 0,5.

The tree crown was one complement of net primary production and its dimensions reflect general tree health. The development of plant physiology and morphology process was known by its crown. Limited information about crown volume became one of difficulties on using crown as one of plant growth and development indicators, growth space plant productivity and wildlife living. The objective of this research are to estimating crown volume of A. mangium 13,5 years old from Australia and Papua New Guinea provenances and see the relationship between diameter at breast height (DBH) and crown construction parameters (volume, crown projection area and crown competition index ). This research was carried out on trial site location of first generation (F-1) of A. mangium. Its planned in January 1995 and located in special purpose forest (KHDTK) on research forest of Wonogiri. Research site was administratively located at Sendang village, Distric of Wonogiri, Regency of Wonogiri, Central Java Province. Its was geographiesly located at 7032’LS – 8015’LS dan 11004’ – 111018’BT. Based on forest administratively at RPH Pulosari, BKPH Wonogiri KPH Surakarta. The data collected was seperated based on diameter and plant height also width and crown length until approach the match geometry shape itself. Crown of acacia used paraboloid geometric approximation model. Relationship between DBH and crown construction parameters was analyzed statistically by analysis of variance and curve fit. The data calculation was show that crown volume model of A. mangium could not gathered because the value of diameter and height crown was significant (p<0,05). The model of A. mangium crown volume at provenans Australia dan Papua New Guinea continously were V=?(6,30323*hl0,33)*f and V=?(5,51738*hl0,33)*f. The average of A. mangium crown volume 13,5 years old of Australia provenance was 232, 46 m3, even Papua New Guinea provenance was 205,31 m3. The relationship of crown volume and growth parameter factors (diameter of height breast and crown competition index) shown that relation value was weak for all provenances of A. mangium. Its shown by value of determination coefficients less than 0,5.

Kata Kunci : Acacia mangium Willd., provenans, model, curva fit

  1. S1-2009-178859-abstract.pdf  
  2. S1-2009-178859-bibliography.pdf  
  3. S1-2009-178859-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2009-178859-title.pdf