Laporkan Masalah

TATA KELOLA HUTAN LESTARI LEMBAGA ADAT BADUY

MUHAMMAD ROBBI QAWI, Djuwadi

2009 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kerusakan hutan yang terjadi saat ini, membutuhkan alternatif model pengelolaan untuk menyelesaikannya. Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah model pengelolaan hutan pada masyarakat adat Baduy. Dipilihnya Baduy sebagai lokasi penelitian adalah karena masyarakat adat Baduy berhasil mewujudkan hutan yang lestari. Keberhasilannya telah diapresiasi oleh Yayasan Kehati pada tahun 2004, pada Kehati Award, dengan nominasi penghargaan Prakarsa Lestari Kehati. Ada beberapa aspek pada masyarakat Baduy yang merupakan tujuan penelitian, yaitu: nilai adat, peran kelembagaan, dan aturan adat yang terkait dengan pengelolaan hutan. Pengetahuan pengelolaan hutan pada masyarakat adat, terbentuk berdasarkan interaksi dengan alam sekitarnya. Oleh karena hasil penelitian yang berkarakteristik lokal, maka penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Teknik pengambilan datanya diperoleh dengan wawancara, observasi, dan analisa dokumen. Wawancara dilakukan terhadap wakil kepala adat Baduy dengan menggunakan pedoman wawancara. Pengamatan dilakukan di hutan adat Baduy dan analisa dokumen merupakan analisis terhadap dokumen-dokumen terkait Baduy. Berdasarkan analisis terhadap data yang didapat, masyarakat Baduy berhasil melakukan pengelolaan hutan disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, masyarakat Baduy yang memaknai hutan merupakan titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kedua, adanya struktur lembaga adat yang berfungsi dan diakui oleh warganya. Ketiga, kesadaran yang tinggi dari warga untuk menaati aturan

The currently going on forest deforestation needs an alternative model of forest management as problem solving. Solution offered in this research is a model of forest management at indigenous people of Baduy. It chose Baduy as research location because they are successful in creating sustainable forest. Their success has been appreciated by Yayasan Kehati (Kehati Foundation) in 2004, on Kehati Award by nomination of Prakarsa Lestari Kehati award. There are several aspects at Baduy society which are the objectives of this research, i.e. custom value, institutional roles and custom rules related to forest management. Knowledge of forest management at an indigenous people is build from their interaction with surroundings nature. Because the results of this research have local characteristics, hence, this research used a case study method. Techniques of data collection were interview, observation, and document analysis. The interview was performed to Baduy’s deputy of custom head by using an interview guide. The observation was carried out in forest of Baduy and the document analysis was analysis of documents related to Baduy. Based on analysis of obtained data, it can be concluded that Baduy society is successful in doing forest management due to some factors. First, they consider that forest is consignment of God the Almighty. Second, the existence of custom institution structures which works and are recognized by the society. Third, Baduy society is fully aware to obey the rule.

Kata Kunci : Baduy, lestari, lembaga adat, masyarakat adat.

  1. S1-2009-178629-abstract.pdf  
  2. S1-2009-178629-bibliography.pdf  
  3. S1-2009-178629-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2009-178629-title.pdf