Laporkan Masalah

ANALISA GENDER PADA PROGRAM BUDIDAYA PORANG (Amorphophallus oncophyllus) DALAM SISTEM PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (Penelitian di RPH Klangon, BKPH Pajaran, KPH Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur)

Giri Widhiari, Wahyu Tri Widayanti

2009 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Potensi porang sangat potensial untuk dikembangkan karena terbukti mampu memberikan keuntungan ekonomis yang cukup tinggi bagi masyarakat sekitar hutan. Desa Klangon merupakan salah satu pionir dalam budidaya porang di wilayah lahan milik Perhutani. Kegiatan pengelolaan hutan, termasuk budidaya porang tidak bisa lepas dari peran gender. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mendalam tentang gender di kawasan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pembagian peran gender dalam aktivitas produktif, reproduktif, akses, dan kontrol pada masyarakat ; untuk menggambarkan pola pengambilan keputusan yang dilakukan dalam keluarga dan kelompok berkaitan dengan budidaya porang ; serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adanya diferensisasi gender dalam budidaya porang di kawasan hutan jati. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologi. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dengan observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Data sekunder digunakan sebagai data penunjang analisis. Analisis dara primer menggunakan Gender Framework Analysis (GFA) yang menggambarkan profil aktivitas, akses dan kontrol. Selanjutnya tahap akhir dari analisis ini adalah penulisan ilmiah kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan dilakukan secara fleksibel dan tidak kaku. Perempuan dan laki-laki bekerjasama, namun aktivitas reproduksi didominasi oleh perempuan dan aktivitas politik kemasyarakatan didominasi oleh laki-laki. Pola pengambilan keputusan dalam keluarga dilakukan dengan musyawarah, sedangkan dalam kelompok LMDH didominasi oleh laki-laki. Akses terhadap sumberdaya dan manfaat dimiliki oleh laki-laki dan perempuan namun kontrol dikuasai oleh laki-laki. Faktor faktor yang mempengaruhi profil-profil tersebut antara lain, sistem nilai dan norma masyarakat, kondisi ekonomi, faktor demografis, dan tingkat pendidikan.

Porang (Amorphopallus oncophillus) is very potential to be developed because it’s proven to give high economic advantage to the residents around forest. Village of Klangon is one of the pioneers in porang cultivation in the region of Perhutani. Forest management activity, including porang cultivation can not be split from the role of gender. Therefore, there is a need for conducting a deep research about gender in this area. The objective of this research is to depict division of the role of gender in productive activity, reproductive, access, and society control; to depict decision making pattern performed within family and group related in cultivating porang ; and identify factors influencing existence of gender differentiation in porang cultivation in teak forest area. Basic method applied in this research is phenomenological method. Data applied in the form of primary data and secondary data. Primary data are collected by participative observation and in-depth interview with key informant. Secondary data are applied as analysis supporter data. Primary data analysis applies Gender Framework Analysis (GFA) which describes activity profile, access and control. The last phase of this analysis is qualitative scientific writing. The research result concludes division of labor between men and women is done flexibly and loosely. Women and men work along mutually, but reproduction activity is dominated by woman while social politic activity is dominated by men. Decision making pattern in a family is done with deliberation, while in group of LMDH is predominated by men. Access to the resources and benefits are owned by men and women but control stays with men. Factors influencing the profiles are value system and public norm, condition of economics, demographic factor, and level of education.

Kata Kunci : Analisis Gender, Porang, PHBM

  1. S1-2009-140310-abstract.pdf  
  2. S1-2009-140310-bibliography.pdf  
  3. S1-2009-140310-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2009-140310-title.pdf