Laporkan Masalah

EVALUASI PEMBIAKAN SAPI BRAHMAN CROSS DAN SAPI BALI YANG TERINTEGRASI PERKEBUNAN SAWIT DI PT. SULUNG RANCH, KALIMANTAN TENGAH

NURUL ARIFIANI, Ir. Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., M.P., M.Sc., Ph.D., IPM.; Dr. Ir. Tri Anggraeni Kusumastuti, S.P., MP. IPM.

2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sapi Brahman Cross dan sapi Bali yang dikembangbiakan terintegrasi dengan perkebunan sawit dan menganalisis pendapatan sistem pembiakan di PT. Sulung Ranch Kalimantan Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2018. Evaluasi dilihat dari kinerja produksi dan ekonomi dengan membandingkan antara sapi Brahman Cross dan sapi Bali. Pengukuran kinerja produksi yaitu panen pedet dan bobot badan sapih. Data kinerja produksi didapat melalui catatan ternak perusahaan pada tahun 2016 sampai 2017. Parameter evaluasi ekonomi adalah jumlah penjualan pedet dan biaya produksi per ekor yang didapat dengan melakukan wawancara secara langsung menggunakan kuisioner. Angka panen pedet dianalisis secara kuantitatif. Berat sapih pedet dianalisis menggunakan t test. Parameter ekonomi dihitung mengggunakan gross margin. Hasil penelitian menunjukan bahwa panen pedet sapi Brahman Cross sebesar 58,69 persen sapi Bali 55,76 persen, berat sapih sapi Brahman Cross sebesar 173,30�±28,25 kg dan sapi Bali sebesar 131,74�±23,23 kg. Gross margin pemeliharaan sapi Brahman Cross sebesar Rp. 4.179.941 per ekor lebih besar dibandingkan sapi Bali sebesar Rp -3.226.243 per ekor. Disimpulkan bahwa pemeliharaan Brahman Cross lebih efisien secara teknis produksi dan ekonomi dibandingkan sapi Bali.

The aim of this study was to determine the performance of Brahman Cross and Bali cattle integrated with palm oil plantation and to analyze the income of cow-calf operation system in Sulung Ranch, Central Kalimantan. The study was conducted from July to August 2018. Evaluation was carried out on production and economic performances of Brahman Cross and Bali cattle. Parameters for production performances were calf crop and weaning weight. Production performances were obtained through the recording from 2016 to 2017. Economic parameters were the number of the calf which trade and production cost per head were obtained by direct interview using questionnaire. The calf crop rate analyzed quantitatively. Weaning weight was analyzed using t test. Economic parameters were analyzed using gross margin. The results showed that the calf crop of Brahman Cross and Bali cattle were 58,69 percentage and 55,76 percentage. Weaning weight of Brahman Cross and Bali cattle were 173,30�±28,25 kg and 131,74�±23,23 kg. Brahman Cross's gross margin of IDR 4.179.941 per head was greater than Bali's of IDR -3.226.243 perhead. It is concluded that Brahman Cross is more technically efficient in production and economics than Bali cattle.

Kata Kunci : Berat sapih, Gross margin, Integrasi sawit-sapi, Panen pedet, Sapi Brahman Cross dan Sapi Bali

  1. S1-2018-366650-abstract.pdf  
  2. S1-2018-366650-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-366650-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-366650-title.pdf