Laporkan Masalah

SISTEM KELEMBAGAAN DALAM PENGELOLAAN SUAKA MARGASATWA PALIYAN KABUPATEN GUNUNG KIDUL

RIRIN FINA PEBRIANA , Wahyu Tri Widayanti , Rohman

2010 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kawasan hutan Paliyan ditunjuk sebagai hutan suaka margasatwa berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No.171/Kpts-II/2000. Perubahan status fungsi kawasan dari hutan produksi menjadi hutan konservasi bertujuan untuk mengembalikan habitat kera ekor panjang (Macaca fasicularis). Proses rehabilitasi kawasan ini dilakukan oleh Sumitomo Forestry bekerjasama dengan BKSDA dan melibatkan masyarakat sekitar kawasan SM Paliyan sebagai tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi kelembagaan yang ada saat ini dan mengetahui kelembagaan yang sesuai untuk pengelolaan hutan di kawasan SM Paliyan. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu memilih orang yang mengetahui tentang kelembagaan dalam pengelolaan SM Paliyan. Wawancara dilakukan terhadap penggarap lahan di kawasan SM Paliyan, tokoh masyarakat, Staff KTI, aparat Pemerintah Desa dan staff BKSDA. Lokasi yang dipilih adalah desa sekitar SM Paliyan yaitu Desa Karangasem, Desa Karangduwet, Desa Jetis, dan Desa Kepek. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan struktural kelembagaan antar stakeholder dalam pengelolaan SM Paliyan yaitu Direktorat Jenderal PHKA, Sumitomo Forestry Co., Ltd., KTI, BKSDA dan Pemerintah Desa. Terdapat lembaga yang bergerak dalam bidang kehutanan yang dinamakan Gapoktan. Sistem kelembagaan yang ada sekarang belum memberikan wadah yang representatif untuk mengakomodir kepentingan masyarakat. Struktur kelembagaan pengelolaan SM Paliyan harus menyediakan tempat dan ruang untuk masyarakat dalam rangka mencapai visi bersama dalam pengelolaan SM Paliyan. BKSDA dapat melakukan kerjasama dengan masyarakat melalui Gapoktan dengan pola kemitraan.

ABSTRACK Forest Area of Paliyan has been extended as Paliyan Wildlife Sanctuary by Forestry Ministry Decision No. 171/Kpts-II/2000. The change region function from production forest to conservation forest has purpose to return Macaca fasicularis habitat. Rehabilitation region process has been done by Sumitomo Forestry cooperate with BKSDA and involve the Paliyan Wildlife Sanctuary around community as employer. The purposes of research are get institutional information in Paliyan Wildlife Sanctuary at present and know suitable institutional with maintenance forest in Paliyan Wildlife Sanctuary region. Basic method that been used by survey method. Data derivation technical by observation, interview, and documentation. Derivation samples technical by purposive sampling method, is look for peoples that know about institutional system. Interview had been done to employer in paliyan wildlife sanctuary, impartant person of society, Village Government, Staff KTI and Staff BKSDA. Selection location is village around Paliyan Wildlife Sanctuary, they are Karangasem, Karangduwet, Jetis, and Kepek Villages. Analysis method that been used in the research by descriptive analytic method. The research result show relationship of institutional structure resent between stakeholder in Paliyan Wildlife Sanctuary maintenance, they are Direktorat Jenderal PHKA, Sumitomo Forestry Co., Ltd., KTI, BKSDA dan Village Government. There is a institutional that run in forest side, it is Gapoktan. System have not gave representative media to solve or suplly or receive common society. Recommendation of Paliyan Wildlife Sanctuary available places in Paliyan Wildlife Sanctuary maintenance to the communities around Paliyan Wildlife Sanctuary so the institutional can solve or suplly or receive common society. Structure of Paliyan Institutional must suplly place and dimention to communities for moment to archive together vision in Management of Paliyan Wildlife Sanctuary. BKSDA can cooperate with Gapoktan by partnership pattern.

Kata Kunci : SM Paliyan, Kelembagaan, Pola Kemitraan

  1. S1-2010-186275-abstract.pdf  
  2. S1-2010-186275-bibliography.pdf  
  3. S1-2010-186275-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2010-186275-title.pdf