Laporkan Masalah

Pengaruh Diversifikasi Pendapatan Terhadap Kinerja dan Risiko Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

RISSA PRADESKI, I Wayan Nuka Lantara, S.E., M.Si., Ph.D.

2018 | Tesis | Magister Manajemen

Persaingan yang ketat dalam industri perbankan di Indonesia tidak membuat bank menjadi agresif untuk mengejar sumber pendapatan selain aktivitas tradisional. Pertumbuhan kredit tidak mencapai target yang diharapkan, pun persentase pendapatan nonbunga relatif lebih rendah dibandingkan bank di Italia atau Turki. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah diversifikasi pendapatan memiliki pengaruh terhadap kinerja dan risiko bank di Indonesia. Sampel terdiri dari bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010 hingga 2016 dengan metode purposive sampling. Seluruh bank harus memiliki data yang lengkap, serta pendapatan bunga dan pendapatan nonbunga yang tidak negatif. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Diversifikasi pendapatan diperoleh melalui invers indeks Herfindahl-Hirschman pada pendapatan bunga dan nonbunga. Kinerja bank diwakilkan oleh rasio Sharpe dari return on asset dan return on equity. Risiko bank diwakilkan oleh simpangan baku return on asset dan return on equity. Hasilnya, diversifikasi pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bank. Pada bank dengan aset besar, pengaruhnya lebih kuat dibandingkan terhadap bank dengan aset kecil. Diversifikasi pendapatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko bank pada bank dengan aset besar. Hasil ini dapat diartikan sebagai dampak positif dari peningkatan aktivitas non-tradisional dan diversifikasi pada bank dengan aset besar. Pada bank dengan aset kecil, semakin tinggi diversifikasi pendapatan bank akan berimbas pada semakin tinggi risiko bank.

The tougher competition in the Indonesian banking industry doesn't make the bank becomes more aggressive to pursue other income sources besides traditional banking activities. Credit growth wasn't impressive and reached the expecting target, also non-interest income percentage is relatively lower than other banks in other countries. This research aims to test whether income diversification is having an effect on bank performance and bank risk. The sample consists of banks listed on Indonesian Stock Exchange at 2010-2016. Samples are taken with purposive sampling method. All banks should have complete data, also interest income and non-interest income are not negative. Hypothesis testing is using panel data regression. Income diversification obtains from Herfindahl-Hirschman index's invers of interest income and non-interest income. Bank performance is represented by Sharpe ratio of return on asset and return on equity. Bank risk is represented by the standard deviation of return on asset and return on equity. The result is, income diversification has a significant and positive effect to bank performance. At the bank with a large asset, the effect is stronger than at the bank with a small asset. Income diversification has a significant and negative effect on the bank with a large asset's risk. This result can be defined as positive impact of increasing non-traditional activities and diversification on the bank with a large asset. At the bank with a small asset, the higher income diversification will be induced with higher bank risk.

Kata Kunci : Diversifikasi pendapatan, pendapatan nonbunga, kinerja bank, risiko bank

  1. S2-2018-417308-abstract.pdf  
  2. S2-2018-417308-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-417308-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-417308-title.pdf