SELEKSI STRAIN Frankia DALAM PENAMBATAN NITROGEN DAN PERTUMBUHAN CEMARA UDANG (Casuarina equisetifolia var. incana)
IKA MEGA HERLINA, Winastuti Dwi Atmanto
2010 | Skripsi | S1 KEHUTANANKawasan pesisir dengan kecepatan angin, kadar garam, dan suhu yang tinggi dapat berpotensi terjadinya bencana seperti abrasi. Untuk menghindari adanya bencana alam tersebut maka perlu dilakukan penanaman di kawasan pesisir. Penanaman lahan pesisir tidak mudah dilakukan karena pasir mengandung garam yang tinggi sehingga tidak semua tanaman mampu tumbuh pada daerah pesisir. Cemara udang merupakan jenis pohon yang mampu tumbuh pada kondisi pantai berpasir dengan salinitas yang tinggi dan kurang unsur hara. Nitrogen yang dihasilkan dari asosiasi simbiotik Cemara udang dengan mikroorganisme Frankia dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman Cemara Udang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Berblok. Dengan 8 perlakuan yaitu 7 perlakuan pemberian inokulasi Frankia dan 1 perlakuan tanpa pemberian inokulasi Frankia, yang diacak dalam 3 blok dan 3 unit pengamatan terkecil. Cemara Udang yang ditanam diamati tinggi setiap 2 minggu dan pada akhir pengamatan dilakukan pengukuran terhadap tinggi, diameter, panjang akar, berat kering tanaman, jumlah bintil akar, berat kering bintil akar, dan kapasitas penambatan nitrogen bintil akar semai Cemara Udang. Metode yang digunakan untuk mengetahui pembentukkan bintil akar adalah dengan menghitung jumlah dan berat kering bintil akar sedangkan pengukuran terhadap kapasitas penambatan spesifik nitrogen bintil akar dengan menggunakan metode Acethylen Reduction Activity (ARA) (Somasegaran et al, 1982). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan inokulasi Frankia tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan semai dan berat kering bintil akar Cemara Udang. Pengaruh nyata inokulasi Frankia terlihat pada pembentukkan bintil akar. Perlakuan I1 menunjukkan pembentukkan bintil terbanyak, sedangkan perlakuan I6 menunjukan penambatan spesifik nitrogen terbesar yaitu 2,77x10-7.
The planting of coastal area is not easy because the environment consist of high salinity which can inhibit the plant growth. Casuarina equisetifolia is one of the plant which can survive in the extreme area. The symbiosis of Casuarina equisetifolia with actinomycetes Frankia has a possibility to improve nitrogen in the media so can improve the plant growth. This research used Randomized Completely Block Design (RCBD) using 8 treatment, 7 treatment with inoculation of Frankia and 1 treatment without inoculation of Frankia was randomized in 3 block’s and 3 smallest observed unit. Nurturing Casuarina equisetifolia was observed by height every 2 week and at the end of the research the measurement of height, diameter, length of root, and dry weight have taken. The methode to discover nodule through counting amount and dry weight of nodule. The methode to measure the capacity of spesific nitrogen fixation by Acethylen Reduction Activity (ARA). The result showed that selection of Frankia’s strain had not significant effect on the seedling growth, the root nodule, and the nodule dry weight. I1 treatment showed that the best result for nodule formation (33 nodule) whereas I6 treatment showed the best result for spesific nitrogen fixation (2,77 x 10-7 n mol/g/h.
Kata Kunci : Cemara Udang, Frankia, pertumbuhan, penambatan spesifik nitrogen