Laporkan Masalah

Shared Responsibility dalam mendukung kekuasaan kehakiman yang merdeka

REZKY AMALIA ASIS, Aminoto,S.H.,M.Si

2018 | Tesis | MAGISTER HUKUM BISNIS DAN KENEGARAAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait model rekrutmen hakim peradilan di bawah mahkamah agung dalam mendukung kekuasaan kehakiman yang merdeka. Analisis tersebut dilihat dari pola rekrutmen hakim dan penerapan konsep shared responsibility dalam pola rekrutmen dan pengawasan hakim di bawah Mahkamah Agung. Penelitian ini bersifat normatif dengan tambahan wawancara melalui penelitian kepustakaan dan data primer yang diperoleh dari penelitian melalui wawancara dengan narasumber yang menghasilkan informasi sekaligus argumentasi, teori atau konsep baru sebagai preskripsi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bahwa pola rekrutmen hakim peradilan dibawah Mahkamah Agung seiring berjalannya waktu terdapat beberapa kali perubahan sistem pola rekrutmen yang digunakan yaitu: Sistem dua atap (Departemen Kehakiman dan Mahkamah Agung), Sistem satu atap (Mahkamah Agung), Rekrutmen dilaksanakan oleh Mahkamah Agung bersama Komisi Yudisial, dan adanya pemikiran untuk menggunakan pola rekrutmen dengan pembagian tanggung jawab (shared responsibility), kedua, konsep pembagian tanggungjawab sesuai Rancangan Undang-Undang Jabatan Hakim ialah Mahkamah Agung membentuk tim seleksi yang didalamnya terdiri atas unsur perwakilan Komisi Yudisial, Ombudsman dan Komnas HAM, peningkatan kapasitas hakim melalui pelatihan kepribadian hakim yang di selenggarakan oleh Komisi Yudisial, dan promosi hakim pertama dilakukan oleh tim promosi yang dibentuk Mahkamah Agung bersama Komisi Yudisial.

This research aims to analyze the recruitment model of judicial judges under the Supreme Court in supporting independent judicial powers. The analysis is seen from the pattern of recruitment of judges and the application of the concept of shared responsibility in the pattern of recruitment of judges under the Supreme Court. This research is normative in addition to interviews through library research and primary data obtained from research through interviews with resource persons who produce information as well as arguments, theories or new concepts as prescriptions to solve problems faced. The results of this study are first, that the pattern of judicial recruitment under the Supreme Court over time has changed several times in the recruitment pattern system used, namely: Two-roof system (Ministry of Justice and Supreme Court), One-roof system (Supreme Court) The Supreme Court together with the Judicial Commission, and the thought of using a pattern of recruitment with shared responsibility, secondly, the concept of division of responsibilities in accordance with the Draft Law on Judge Position is that the Supreme Court forms a selection team which consists of representatives of the Judicial Commission, Ombudsman and National Human Rights Commission, capacity building of judges through judges' personal training held by the Judicial Commission, and promotion of the first judge carried out by a promotion team formed by the Supreme Court with the Judicial Commission.

Kata Kunci : Shared Responsibility Dalam Mendukung Kekuasaan Kehakiman yang Merdeka.

  1. S2-2018-402728-abstract.pdf  
  2. S2-2018-402728-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-402728-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-402728-title.pdf