Laporkan Masalah

Evaluasi Strategi Pembangunan Hangar 4 yang Berkaitan dengan Keunggulan Bersaing Berkelanjutan (Sustainable Competitive Advantages) di PT GMF Aero Asia Tbk

MEGA RIZKI UTOMO P, Wakhid Slamet Ciptono, MBA, MPM, Ph.D

2018 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Meningkatnya jumlah armada pesawat berbadan kecil (Narrow Body) yang saat ini terjadi dan diperkirakan akan semakin meningkat dalam beberapa tahun ke depan adalah salah satu alasan berkembangnya industri Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) yang sudah mengarah kepada industri berbasis teknologi. Hal ini menyebabkan peningkatan kebutuhan perawatan pesawat. Untuk dapat menangkap peluang ini, PT GMF Aero Asia Tbk berupaya untuk meningkatkan kapasitas, terutama dalam perawatan pesawat berbadan kecil (Narrow Body) yang tercermin dalam strategi pembangunan Hangar baru, yaitu Hangar 4. Hingga saat ini, belum ada evaluasi internal yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui apakah strategi ini memberikan manfaat baik secara strategis maupun secara keuangan yang utamanya berkaitan dengan keunggulan persaingan berkelanjutan (Sustainable Competitive Advantages). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi strategi pembangunan hangar 4 dengan menggunakan pendekatan Resource Based View yang tercermin dalam tujuan penelitian, yaitu mengetahui sumber daya dan kemampuan Hangar 4 berkaitan dengan Key Success Factors menggunakan Value Chain Analysis, mengetahui apakah Hangar 4 menciptakan keunggulan bersaing berkelanjutan (Sustainable Competitive Advantages) menggunakan VRIO Framework, dan mengukur tingkat keuntungan yang dapat dihasilkan oleh Hangar 4 sejak diresmikan pada tahun 2015 hingga tahun berjalan September 2018 dengan menggunakan pengukuran Return on Investment. Hasil penelitian ini adalah Hangar 4 memiliki 31 sumber daya dan kapabilitas yang berkaitan dengan Key Success Factor, Hangar 4 menciptakan keunggulan bersaing berkelanjutan (Sustainable Competitive Advantages), dan secara jangka pendek Hangar 4 memiliki nilai keuntungan yang cukup baik dari seluruh biaya operasional yang harus ditanggung.

The increasing amount of Narrow Body fleets that currently occur and forecasted to be happened in the next few years is one of the Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) industry development reasons especially in the Asia Pacific market that has led to technology-based industries. This matter cause an increase in aircraft maintenance needs. To seize the opportunity, PT GMF Aero Asia Tbk enhance their capacity especially in Narrow Body maintenance activity which is reflected in the new Hangar development strategy, namely Hangar 4. Until now, there has been no internal measurement conducted by company to find out whether this strategy provides strategically and financially benefits which is primarily related to Sustainable Competitive Advantages. Therefore, this study was conducted with descriptive qualitative methods to evaluate Hangar 4 development strategy by using the Resource Based View approach that reflected in the research objectives, that are knowing the resources and capabilities of Hangar 4 with regard to Key Success Factors using Value Chain Analysis, knowing whether Hangar 4 is creating Sustainable Competitive Advantages using VRIO Framework, and measuring the level of profit that can be generated by Hangar 4 since it was inaugurated in 2015 until the current year September 2018 by using the calculation of Return on Investment (ROI). The results of this study are Hangar 4 has 31 resources and capabilities that related to Key Success Factor, Hangar 4 creates Sustainable Competitive Advantages, and in the short term Hangar 4 has the value of profit that quite good from all operational costs that must be borne.

Kata Kunci : Resource Based View, Value Chain Analysis, VRIO framework, Return on Investment.

  1. S2-2018-417480-abstract.pdf  
  2. S2-2018-417480-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-417480-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-417480-title.pdf