Laporkan Masalah

Analisis Pengelolaan Modal Kerja (Studi pada PT Pura Barutama)

ALBERTA VINANCI R, Hardo basuki, Dr., M.Soc.Sc., CSA., CA

2018 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait pengelolaan modal kerja di PT Pura Barutama. Selain itu juga menghitung serta menganalisis siklus konversi kas (Cash Conversion Cycle) PT Pura Barutama. Hal ini didorong adanya pengelolaan piutang dan persediaan yang kurang baik, sehingga menyebabkan terjadinya penurunan arus kas. Hal ini dibuktikan dengan kas dari aktivitas operasional pada tahun 2015 menjadi negatif. Padahal, kas merupakan aset yang paling likuid. Ketersediaan kas menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan karena perusahaan membutuhkan kas untuk melakukan kegiatan operasional. Perusahaan yang tidak memiliki ketersediaan kas yang cukup, sangat berisiko untuk menghadapi kesulitan yang serius, seperti kesulitan dalam memenuhi kewajiban dan menyebabkan kebangkrutan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemilihan sample wawancara dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Laporan keuangan yang digunakan adalah tahun 2013, 2014, dan 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pura Barutama belum melakukan pengelolaan modal kerja dengan baik. Pengelolaan modal kerja yang kurang baik ini menyebabkan terjadinya penumpukan piutang dan persediaan, sehingga tidak ada ketersediaan kas. Selain itu, perhitungan siklus konversi kas perusahaan menunjukkan waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan rerata industri. Hal ini menunjukkan bahwa PT Pura Barutama masih perlu melakukan perbaikan, khususnya pada perencanaan dan pengawasan terhadap pengelolaan modal kerja. Kata kunci: modal kerja, piutang, persediaan, kas, utang lancar, siklus konversi kas, analisis rasio

ABSTRAK This research aimed to analyze working capital management at PT Pura Barutama and to calculate and analyze its cash conversion cycles. There has been poor management of accounts receivable and inventory, and it ends up with receivables with late billing and stockpiling. This condition could decrease the cash flow. This was proved by the negative cash from the operational activities in 2015. In fact, cash is the most liquid asset. Cash availability is important for a company to conduct operational activities. Companies with not enough cash risk themselves to face serious difficulties, such as difficulties in fulfilling obligations and bankruptcy. This research was a qualitative research, and the data were obtained through interviews, observations, and documentations. The selection of interview samples was carried out using a purposive sampling technique. The financial statements used were those of 2013, 2014 and 2015. The result showed that PT Pura Barutama has not managed its working capital properly. Poor management of working capital has caused the accumulation of receivables and inventories resulting in no cash availability. In addition, the calculation of the company’s cash conversion cycle took a longer time than that of the industrial average. Therefore, PT Pura Barutama still needs to make improvements, especially in the planning and supervision of working capital management. Key words: working capital, receivables, inventory, cash, current debt, cash conversion cycle

Kata Kunci : modal kerja, piutang, persediaan, kas, utang lancar, siklus konversi kas, analisis rasio

  1. S2-2018-391593-abstract.pdf  
  2. S2-2018-391593-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-391593-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-391593-title.pdf