Policy Influencers dalam Pengambilan Kebijakan Bantuan Kemanusiaan Indonesia ke Etnis Rohingya Tahun 2017
ABDUL HALIM, Prof. Dr, Mohammad Mohtar Mas'oed, M.A
2018 | Tesis | MAGISTER ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran yang dilakukan oleh kelompok kepentingan dalam mempengaruhi pemerintah dalam pengambilan kebijakan bantuan kemanusiaan Indonesia ke etnis Rohingya pada eskalasi konflik tahun 2017. Pengambilan kebijakan luar negeri dalam konteks bantuan kemanusiaan tidak akan terlepas dari konstalasi politik domestik suatu negara. Penelitian ini melihat bahwa kelompok kepentingan memainkan peran yang besar dalam mempengaruhi pemerintah untuk membuat sebuah kebijakan terkait bantuan kemanusian ke etnis Rohingya pada eskalasi konflik tahun 2017. Pengaruh yang diberikan oleh kelompok kepentingan akan dilihat dalam dua peran. Peran tersebut meliputi tuntutan dan rekomendasi alternatif yang diberikan kelompok kepentingan kepada pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Tuntutan dapat diartikan dalam bentuk demonstrasi dan pernyataan sikap sedangkan rekomendasi alternatif adalah rekomendasi-rekomendasi yang kongkrit yang disampaikan kepada pemerintah untuk membuat kebijakan sesuai dengan kepentingan yang dibawa.
The aim of this research is to analyze the role of interest groups in influencing the government in making policies on Indonesian humanitarian assistance to Rohingya ethnicities on the escalation of conflict in 2017. Foreign policy making in the context of humanitarian assistance will not be separated from the domestic political constellation of a country. This research sees that interest groups play a large role in influencing the government to make a policy related to humanitarian assistance to Rohingya ethnicity in the escalation of conflict in 2017. The influence given by interest groups will be seen in two roles. The role is the demands and alternative recommendations given by interest groups to the government as policy makers. Demands can be interpreted in the form of demonstrations and stances, while alternative recommendations are concrete recommendations submitted to the government to make policies in accordance with the interests brought.
Kata Kunci : Rohingya, Kebijakan, Kelompok Kepentingan, Bantuan Kemanusiaan, AKIM / Rohingya, Policy, Interest Groups, Humanitarian Aid, AKIM