Laporkan Masalah

PEMETAAN PARTISIPATIF UNTUK ANALISIS RISIKO BENCANA BANJIR BERBASIS MASYARAKAT KAMPUNG DI SUB DAS WINONGO KOTA YOGYAKARTA

Imam Santoso, Dr. Dyah Rahmawati. H., S.Si, M.T, M.Sc.; Prof. Dr. Rer. Nat. Muh Aris. Marfai, M. Sc.

2018 | Tesis | MAGISTER GEOGRAFI

Banjir menjadi permasalahan utama kampung-kampung pinggiran sungai di Kota Yogyakarta. Setiap tahun banjir menggenangi permukiman dengan menimbulkan kerugian yang besar pada masyarakat. Upaya pengurangan risiko banjir diawali dengan keberadaan data risiko banjir di kampung tersebut. Kebutuhan akan kerincian informasi risiko banjir di tingkat kampung di Kota Yogyakarta dapat dicapai melalui pemetaan partisipatif di kampung. Proses pemataan ini sekaligus juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam memahami risiko bencana banjir di lingkunganya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan risiko banjir secara partisipatif dengan FGD dan mengevaluasi pemetaan partisipatif risiko banjir di Kampung Sidomulyo, Kampung Tejokusuman, dan Kampung Sindurejan. Untuk itu penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu pertama, pengumpulan data menggunakan metode FGD dengan perangkat PRA (Participatory Rural Appraisal), GIS Partisipatif dengan model 2D Scaled mapping dipadukan dengan GPS mapping (Kinberger, 2014), serta model Kirkpatrick dan prinsip etis pemetaan partisipatif (Rambaldi dan Tuivanuavou, 2006) dalam Mengevaluasi Pemetaan Partisipatif yang dilakukan. Pemetaan partisipatif mampu menghasilkan peta risiko banjir kampung dengan kerincian informasi hingga tingkat rumah tangga. Terdapat 303 rumah berisiko banjir di Kampung Sidomulyo, Tejokusuman, dan Sindurejan dengan rincian 55 rumah berada di wilayah berisiko tinggi, 115 rumah berada di wilayah berisiko sedang, dan 133 rumah berada di wilayah berisiko rendah. Pemetaan risiko banjir Sungai Winongo secara partisipatif dapat dilakukan dengan baik, metode ini dapat menghasilkan data yang detail sesuai dengan sekup wilayah di mana pemetaan partisipatif dilakukan. Data yang didapatkan memiliki keunggulan rinci, mutakhir, dan mudah implemantatif. Metode pemetaan partisipatif juga memberi keuntungan edukasi bagi masyarakat sehingga menambah kapasitas mereka dalam menanggulangi banjir di kampung.

Flood has become a major problem in the riverside kampongs in Kota Yogyakarta. Every year floods inundate settlements cause huge losses to the community. Efforts to reduce flood risk begin with the existence of flood risk data in the Kampong. The need for detailed flood risk information at the kampong level in Kota Yogyakarta, can be achieved through participatory mapping in the kampong. This mapping process is also a means of education for the community to understand the risk of flood disasters in their environment. This study aims to map flood risk in a participatory manner with FGD and evaluate participatory mapping process in Sidomulyo, Tejokusuman, and Sindurejan. This study uses 2 methods. First, data collection using the FGD method with PRA (Participatory Rural Appraisal) tools, Participatory GIS with 2D Scaled mapping models combined with GPS mapping (Kinberger, 2014). Second, using Kirkpatrick's model and the ethical principles of participatory mapping (Rambaldi and Tuivanuavou, 2006) in Evaluate the Participatory Mapping.. Participatory mapping is able to produce flood risk maps with detailed information up to the household level. There are 303 houses at risk of flooding in Sidomulyo, Tejokusuman, and Sindurejan villages with 55 houses in high risk areas, 115 houses in medium risk areas, and 133 houses in low risk areas. Participatory risk mapping of the Winongo River flood can be done well, this method can produce detailed data in accordance with the region's scope where participatory mapping is carried out. The data obtained has the advantages of detailed, up-to-date, and easy to implement. Participatory mapping method also benefits for the community education thereby increasing their capacity to cope with flood in the kampong.

Kata Kunci : Banjir, Pemetaan Partisipatif, kampung

  1. S2-2018-375665-abstract.pdf  
  2. S2-2018-375665-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-375665-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-375665-title.pdf