SELEKSI HABITAT OLEH AJAG (Cuon alpinus javanicus) DI TAMAN NASIONAL BALURAN
Nur Bambang Saputra , Satyawan Pudyatmoko, Subeno
2010 | Skripsi | S1 KEHUTANANINTISARI Ajag (Cuon alpinus javanicus) sebagai predator di Taman Nasional Baluran memiliki nilai yang sangat penting dan strategis salah satunya adalah sebagai pengendali keseimbangan ekosistem. Potensi ini harus dijaga kelestariannya untuk mendukung proses ekosistem yang berlangsung. Dinamika pengelolaan Taman Nasional Baluran dari waktu ke waktu menyebabkan perubahan terhadap kondisi habitat dan sumberdaya yang ada di kawasan tersebut. Hal ini berpengaruh terhadap perilaku dan pergerakan satwa yang akan mengakibatkan kerawanan yang berpengaruh terhadap penurunan jumlah populasi satwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi dan frekuensi ajag serta tipe-tipe habitat yang disukai ajag dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kehadiran ajag di Taman Nasional Baluran. Distribusi ajag diolah dengan menggunakan software ArcView Gis 3.2. dengan berbasis pada data frekuensi hasil survey populasi. Analisis seleksi habitat dilakukan dengan membandingkan antara proporsi penggunaan (used) dengan proporsi habitat yang tersedia (availability). Seleksi dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu seleksi tipe habitat (habitat categorizing) dan seleksi lokasi (site-categorizing). Sebaran ajag memiliki pola sebaran mengelompok, namun terbatas pada 11 blok dengan frekuensi total sebesar 0.028. Hasil seleksi tipe habitat menggunakan chi-square analysis menunjukan adanya sifat selektif ajag (X2 =9.22, ?=0.05). Lokasi yang memiliki tipe habitat savana (rasio seleksi/ ? =2.305) memiliki peluang paling besar untuk dipilih ajag sebagai tempat beraktivitasnya. Pada level site categorizing kehadiran ajag dipengaruhi oleh tiga variabel habitat yaitu kelerengan (exp?=0.936), penutupan rumput atau tumbuhan bawah (exp?=0.980), kepadatan rumput (exp?=0.968). Variabel-variabel tersebut berturut-turut menunjukkan pengaruh kuat terhadap kehadiran ajag dan membentuk suatu fungsi peluang seleksi sumberdaya (resource selection probability function/RSPF).
Ajag (Cuon alpinus javanicus) as a predator in Baluran Nasional Park possess the important and strategic value to control the balance of ecosystem. This potential must be everlasting protected by them to support the ecosystem process. Management dynamics of Baluran National Park from time to time have effect for the changes of habitat condition and resource in this area. It influences the behaviour and movement of wildlife, which have impact unsafe that have influenced to degradation of wildlife quantity population. The reseach aimed to know distribution pattern and frequency of ajag and habitat types that preffered by ajag and the factors which influenced existing in a certain site of Baluran National Park. Distribution of ajag was processed by applying software ArcView Gis 3.2. with based on frequency data result of population survey. Habitat selection was analyzed by comparing proportion between used and availability. Habitat selection was estimated using two approaches: habitat-categorizing and site categorizing. Ajag distribution possess in a group pattern, but definite at eleven block with total of frequency as big as 0.028. The results of habitat-categorizing analysis using chi-square test showed that there is habitat selection by ajag (X2=9.22, ?=0.05). Site that have a habitat type as savana (selection index/? =2.305) have high probability being selected by the ajag for it acktivities. In site categorizing level, presence of ajag influenced by three variables, i.e. slope (exp?=0.936), grass cover (exp?=0.980), bush density (exp?=0.968). Such three variables influence the ajag existing in a certain site of Baluran National Park and form resource selection probability function (RSPF).
Kata Kunci : Seleksi habitat, Ajag, Taman Nasional Baluran