PENGARUH INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI, EFISIENSI, PERMODALAN, LIKUIDITAS, SIMPANAN NASABAH DAN PINJAMAN TERHADAP PROFITABILITAS (STUDI PADA INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010-2017)
ARIO BULAN AWALIA N, Eddy Junarsin, Ph.D., CFP,
2018 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Industri perbankan dewasa ini merupakan industri yang tidak dapat terlepas dari penggunaan teknologi informasi. Pengembangan teknologi informasi membutuhkan biaya besar. Namun ketatnya persaingan dalam industri perbankan mengharuskan bank untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional, memelihara kesehatan permodalan dan likuiditas serta meningkatkan penguasaan pasar melalui peningkatan simpanan nasabah untuk meningkatkan jumlah pinjaman kepada masyarakat yang pada akhirnya dapat meningkatkan profitabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel bebas yang terdiri dari investasi teknologi informasi, BOPO, Capital Adequacy Ratio (CAR), liquidity gap, dana pihak ketiga dan pinjaman yang diberikan terhadap profitabilitas yang merupakan variabel terikat dengan menggunakan 128 sampel dari 16 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2010 – 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas secara simultan mempengaruhi profitabilitas perbankan di Indonesia. Namun secara individu, hanya variabel BOPO, CAR dan pinjaman yang diberikan yang mampu mempengaruhi profitabilitas secara signfikan. Penelitian dan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode regresi berganda dan data panel. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian.
The banking industry is an industry that cannot be separated from the use of information technology. The development of information technology requires huge costs. But the tight competition in the banking industry requires banks to increase the efficiency of operational costs, maintain capital and liquidity and increase market share through increasing customer deposits to increase the number of loans to the public which can increase profitability. The purpose of this study are to examine the effect of independent variables consisting of investment of information technology, BOPO, Capital Adequacy Ratio (CAR), liquidity gap, third party funds and loans influence to profitability which are dependent variables using 128 samples from 16 banking companies which was listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2010 - 2017. The results of this study indicate that independent variables simultaneously affect the profitability of banks in Indonesia. But individually, only the BOPO, CAR and loan variables are significantly affect profitability. Research and data in this study were conducted using multiple regression methods and panel data. The sampling technique is done through a purposive sampling method with the aim of getting samples that are suitable with the research objectives.
Kata Kunci : profitabilitas perbankan, investasi teknologi informasi, beban operasional, capital adequacy ratio, liquidity gap, DPK, dan pinjaman/Banking profitability, investment of information technology investment, BOPO, capital adeuquacy ratio, liquidity gap, depo