Laporkan Masalah

ANALISIS STRATEGIK PENUTUPAN KERUGIAN OPERASI BANDAR UDARA SILANGIT SUMATERA UTARA

Rinaldi Priambodo, Sumiyana, M.Si., Ph.d.

2018 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Kebutuhan moda transportasi udara yang semakin mendesak dalam rangka pemerataan di daerah pada akhirnya menuntut dibukanya bandara secara komersial. Bandara Silangit yang berlokasi tak jauh dari Danau Toba dirasa sangat membantu terwujudnya masyarakat yang dinamis dan semakin terbuka. Perjalanan darat yang cukup melelahkan untuk menuju Danau Toba sebagai destinasi utama pariwisata dapat dipangkas dengan dibukanya penerbangan domestik dari dan menuju Silangit. Namun dalam perkembangannya, tahun-tahun awal beroperasinya bandara ternyata mengalami kerugian yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan belum dicapainya pemasukan yang maksimal untuk menutupi biaya operasional. Kerugian ini harus segera dihentikan melalui penerapan strategi pengelolaan yang terarah dan terukur sehingga efektif menutup angka kerugian dan membalikkan situasi menjadi surplus. Biaya penerbangan yang masih tinggi dirasakan masyarakat sekitar menyebabkan pemasukan yang masih jauh dari ekspektasi. Memperhatikan hasil analisis internal dan eksternal diketahui kelemahan sekaligus peluang yang masih sangat menjanjikan bagi Bandara Silangit. Fakta pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas 5% dengan pariwisata sebagai penyumbang terbesar menjadi modal yang cukup untuk mengelola lebih baik lagi Bandara sehingga mencapai hasil yang maksimal. Peran pemerintah pusat terutama Kementrian Pariwisata dalam program pemerataan sangat penting bagi keberlangsungan Bandara Silangit. Menggunakan teknik analisis SWOT, Drive Forces, dan Five Force serta ditunjang dengan PEST diperoleh informasi yang komprehensif demi merumuskan strategi yang diusulkan untuk menutup angka kerugian. Salah satunya adalah mengupayakan penerbangan internasional ke Malaysia dan Singapura, dinilai akan menjadi pelopor bagi penerbangan internasional lainnya dan memaksimalkan penerbangan kargo. Untuk itu dilakukan pembenahan di Bandara berkaitan dengan runway, fasilitas terminal dan moda transportasi pendukung.

The need of airlines regarding to the tourism programme leads to held the commercial airport especially for urbans. Silangit Airport is located near to the Toba Lake which the famous tourism destination in Indonesia, that is very helpful for the openess people. Unfortunately, its bear a defisit in the begining of operational, just because the maximum income had not achieved yet. Therefore, the research is useful to analyze and advice the suitable strategic management in order to reach ROI as soon as possible. After the efficiencies achieved, then the flight fare will be reasonable and leads people to switch their transportation facility. Thus, the operational cost will be reduced and income then increase. With regard to internal and wxternal analyze, a weakness and opprtunity is shows up, that is very big opportunity. The tourism is the most helpful in economical growth contribution, so the airport must be a meaningful supporter. The government is also need to pay attention for it so the equity will realized shortly. By SWOT, Drive Forces, and Five Forces analysis, then support by PEST obtained the comprehensive information in order to formulate the strategies related to defisit healing. One of them is seeking international flights, such as Malaysia and Singapore route. Its considered to be the pioneer of other international flight from into Silangit, beside cargo. So, improvements at the airport are related to the runway, terminal facilities and supporting transportation modes are need to be realized shortly.

Kata Kunci : SWOT Analysis

  1. S2-2018-375660-abstract.pdf  
  2. S2-2018-375660-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-375660-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-375660-title.pdf