Laporkan Masalah

PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTORAL DI PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN PENDEKATAN DEMOMETRIK

FITRIA NOVIYANTI, Prof. Catur Sugiyanto, M.A., Ph.D.

2018 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PDRB, upah, dan jumlah penduduk terhadap penyerapan tenaga kerja sektoral serta mengetahui kemampuan setiap sektor dalam menyerap tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah dengan pendekatan demometrik. Pendekatan demometrik merupakan pendekatan model dengan memasukkan variabel demografi berupa jumlah penduduk berdasarkan penelitian Ledent (1978). Sektor-sektor yang dianalisis terdiri dari 9 sektor dan data yang digunakan berupa data panel pada 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah periode 2010-2017. Metode analisis dalam penelitian ini adalah regresi data panel dan Seemingly Unrelated Regression (SUR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, pertambangan, perdagangan, keuangan, dan jasa. PDRB tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri pengolahan, listrik, gas, dan air minum, konstruksi, dan transportasi. Upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor keuangan dan berpengaruh negatif pada sektor pertanian dan industri pengolahan. Upah tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor pertambangan, listrik, gas, dan air minum, konstruksi, perdagangan, transportasi, dan jasa. Jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan pada sebagian besar sektor, kecuali sektor pertanian yang menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan.

This research analyzes sectoral labor absorption in Central Java Province by examining the empirical relationship among the GRDP, wages, and population to sectoral labor absorption with a demometric approach. Demometric approach is an model including demographic variable, introduced by Ledent (1978). There are 9 economic sectors would be analyzed using panel data in 35 districts/cities over a period of 2010-2017 in Central Java Province. Panel data regression and Seemingly Unrelated Regression (SUR) have been applied in this research. Empirical results reveal that partially, GRDP has a positive and significant effect on the agriculture, mining, trade, finance, and service sectors. GRDP has no significant effect on the manufacture, electricity, gas, and water, construction, and transportation sectors. Wages have a positive significant effect on the finance sector, a negative and significant effect on the agricultural and manufacture sectors. Wages have no significant effect on the, mining, electricity, gas, and water, construction, trade, transportation, and service sectors. While, the population has a positive and significant effect on most sectors, except in agricultural sector which shows there is no significant effect.

Kata Kunci : penyerapan tenaga kerja, sektoral, demometrik, regresi data panel, Seemingly Unrelated Regression/labor absorption, sectoral, demometric, panel data regression, Seemingly Unrelated Regression

  1. S2-2018-417125-abstract.pdf.pdf  
  2. S2-2018-417125-bibliography.pdf.pdf  
  3. S2-2018-417125-tableofcontent.pdf.pdf  
  4. S2-2018-417125-title.pdf.pdf