VARIASI AKSIAL DAN RADIAL SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA KAYU JATI PLUS PERHUTANI (Tectona grandis Linn.f.) UMUR 10 TAHUN
LESMANA ADI NEGARA, kasmudjo
2010 | Skripsi | S1 KEHUTANANMeningkatnya jumlah penduduk, taraf hidup dan semakin beragamnya industri perkayuan telah mendorong peningkatan kebutuhan akan kayu. Salah satu jenis tanaman yang paling diminati adalah tanaman jati (Tectona grandis Linn. f.). Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kayu jati ini telah mengakibatkan ketidakseimbangan antara jumlah bahan baku yang tersedia dengan permintaan konsumen. Sebagai solusinya, perhutani telah melakukan percobaan penananam jati yang berasal dari pohon - pohon induk terpilih yang lebih dikenal dengan Jati Plus Perhutani (JPP). Untuk mengetahui bagaimanakah perkembangan atau hasil penanaman tersebut, maka perlu ada evaluasi terhadap sifat fisika dan mekanika kayu yang dilihat terhadap variasi arah aksial dan radialnya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua faktor dan 3 ulangan yaitu letak aksial batang (pangkal, tengah, dan ujung batang bebas cabang) serta letak radial batang (dekat hati, tengah, dan dekat kulit). Pembuatan contoh uji dan pengujiannya mengikuti British Standard Method nomor 373 tahun 1957. Nilai rerata untuk kadar air segar dan kering udara kayu sebesar 115,55 % dan 13,18 %. Berat jenis segar, kering udara dan kering tanur kayu sebesar 0,48; 0,55 dan 0,58. Penyusutan longitudinal, tangensial dan radial dari kondisi segar ke kering udara berturutturut sebesar 0,51%; 3,93% dan 1,16% serta dari kondisi segar ke kering tanur berturutturut sebesar 0,94%; 6,17% dan 2,42%. Pengembangan longitudinal, tangensial dan radial dari kondisi kering tanur ke basah berturut-turut sebesar 0,91%; 5,31% dan 2,61%. Keteguhan lengkung statik sampai BP, MoE dan MoR berturut-turut sebesar 484,91 kg/cm2; 85,29 (x103 kg/cm2) dan 860,35 kg/cm2. Keteguhan geser sejajar serat 116,78 kg/cm2; Keteguhan belah 10,62 kg/cm2; serta Kekerasan kayu arah radial dan tangensial sebesar 190,55 kg/cm2 dan 212,11 kg/cm2. Interaksi kedudukan aksial dan radial tidak berpengaruh nyata terhadap semua pengujian sifat fisika dan sifat mekanika kayu Jati Plus Perhutani (JPP). Faktor kedudukan aksial berpengaruh nyata terhadap berat jenis kering udara dan pengembangan dimensi longitudinal serta pada MoR. Sedangkan kedudukan radial tidak berpengaruh nyata terhadap semua pengujian sifat fisika dan mekanika kayu Jati Plus Perhutani (JPP).
Increase in population and living level and increasingly various wooden industries have induced increase in wood demand. One of plant type people like is teak (Tectona grandis Linn. f.). The increased demand for teak has resulted in imbalance between raw material availability and consumer demand. As solution, Perhutani have made planting experiment of teak resulted from selected parent tree known as Jati Plus Perhutani (JPP). To evaluate result of the planting, an evaluation of physic and mechanic properties of the wood in axial and radial direction variety should be done. This study was carried out by using Completely Randomized Design (CRD) of two potition factor that is axial potition (bottom, middle of height, and top of the tree) and radial positions (nearby pith, middle, and nearby bark). All the wood samples used for the measurement were prepared according British Standard of Method BS 373. Jati wood has an average green and air-dry Moisture Content (MC) of 115,55 % and 13,18 % respectively. Specific gravity (SG) in green wood, air dry and oven-dry are 0,48; 0,55 and 0,58. The average longitudinal, tangential and radial shrinkage of the wood from green to air-dry condition are 0,51%; 3,93% and 1,16% and also from green to ovendry condition successively are 0,94%; 6,17% and 2,42%. The average longitudinal, tangential and radial swells of wood from oven-dry to wet condition successively equal to 0,91%; 5,31% and 2,61%. The Static Bending Strength in Proportion Point (PP), Modulus of Elasticity (MoE) and Modulus of Rupture (MoR) successively equal to484,91 kg/cm2; 85,29 (x103 kg/cm2) and 860,35 kg/cm2. The shearing strength value is 116,78 kg/cm2; the resistance to cleavage value is 10,62 kg/cm2; and also wood hardness in the radial and tangential side are 190,55 kg/cm2 and 212,11 kg/cm2. The axial position factor is significant to SG in air-dry, longitudinal swells and Modulus of Rupture (MoR). The interaction of axial position and radial position is not significantly affect to all of the physichal and mechanical testing of Jati Plus Perhutani. The axial position factor is significant to SG in air-dry and longitudinal swells and also very significantly to Modulus of Rupture (MoR). The radial position is not significantly affect to all of the physichal and mechanical testing of Jati Plus Perhutani.
Kata Kunci : jati, sifat fisika kayu, sifat mekanika kayu, letak aksial, letak radial, longitudinal, tangensial, radial, BP, MoE, MoR