POLA KEMITRAAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI DESA KATONGAN, KECAMATAN NGLIPAR, KABUPATEN GUNUNG KIDUL
DHIAN APRILLIA A, Wahyu Tri Widayanti, Bowo Dwi Siswoko
2011 | Skripsi | S1 KEHUTANANPengelolaan hutan rakyat di Desa Katongan dengan pola kemitraan telah dilakukan selama 4 tahun oleh masyrakat Desa Katongan dengan CV. Dipantara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) desain program kemitraan yang dikembangkan oleh Dipantara dalam pengelolaan hutan rakyat di Desa Katongan, (2) capaian hasil dari program kemitraan di Desa Katongan, (3) strategi yang harus dilakukan guna pengembangan pola kemitraan kedepannya. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara dan analisis dokumen. Dalam penentuan responden digunakan teknik sampel tidak acak. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik statistik sederhana dengan analisa deskriptif, dan metode analisis Strengths, Weakness, Opportunities, Threaths (SWOT). Pola kemitraan antara Dipantara dengan masyarakat Desa Katongan merupakan pola kemitraan perusahaan pembimbing. Program yang telah dilaksanakan oleh Dipantara adalah pemetaan kawasan hutan, inventarisasi hutan, pengadaan bibit, penghitungan JTT, pelatihan penebangan, dan pembelian kayu rakyat dengan harga tinggi. Kotrak resmi kerjasama telah ada dengan pengambilan keputusan dilakukan oleh kedua belah pihak. Strategi untuk pengembangan pola kemitraan kedepannya adalah: (1) membuat mekanisme kemitraan pemasaran kayu yang lebih jelas, (2) Membuat kelompok pedagang kayu profesional, (3) Dipantara memberikan pelatihan dan pendampingan, (4) pihak yang bermitra melakukan pertemuan khusus tiap jangka waktu tertentu, (5) membuat media sosialisasi kepada petani, (6) meninjau kembali isi perjanjian, (7) membentuk sistem monitoring dan evaluasi kemitraan, (8) memaksimalkan fungsi Asosiasi Kelompok Tani Dipantara.
Management of public forests in the Village Katongan with partnership has been being conducted over four years by the village society Katongan with CV. Dipantara. The study was conducted to determine: (1) design partnership program developed by Dipantara in the management of public forests in the village of Katongan, (2) performance results of partnership programs in the village of Katongan, (3) strategies that must be made to the development of future partnerships. The basic method used in this research was survey method by quantitative approach. Data collected by observation, interviews and document analysis. In determining respondents is used not a random sampling technique. Simple statistical techniques with descriptive analysis and Strengths, Weakness, Opportunities, Threaths (SWOT) analysis were used to analyze data. Partnership between the Dipantara and community Katongan Village is a partnership company supervisor. Programs which has been being implemented by Dipantara are mapping the forest area, forest inventory, procurement of seeds, counting JTT, training logging, and timber procurement people at high prices. Formal Contract has already been by obtaining decisions which is made by both parties . Strategies for future development of the partnership are: (1) create a marketing partnership mechanism of woods clearly, (2) Make a group of professional timber merchant, (3) Dipantara provide training and mentoring, (4) The parties who partnered should meet within a certain period particulary, (5) makes the media dissemination to farmers, (6) review the contents of the agreement, (7) form a system of monitoring and evaluation of partnerships, (8) maximize the functions of the Association of farmers Group Dipantara.
Kata Kunci : Pengelolaan Hutan, Hutan Rakyat, Pola Kemitraan