Laporkan Masalah

ANALISIS FINANSIAL DAN EKONOMI REHABILITASI KAWASAN DATARAN TINGGI DIENG KECAMATAN KEJAJAR, KABUPATEN WONOSOBO

RADITYA PRIHAMBODO, Sofyan P. Warsito

2011 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Lahan pertanian di kawasan dataran tinggi Dieng pada umumnya digunakan untuk perladangan, terutama di wilayah Kecamatan Kejajar. Sebagian besar lahan ladang di wilayah kecamatan tersebut digunakan untuk budidaya tanaman kentang. Budidaya tanaman kentang tersebut didalam praktek pengelolaannya kurang mengindahkan kaidah-kaidah konservasi tanah dan air, yang menyebabkan terjadinya erosi. Erosi adalah salah satu jenis proses kerusakan lahan, yang pada akhirnya berujung pada kerusakan ekologis dan kerugian dalam perekonomian. Hal tersebut menjadikan lahan di Kecamatan Kejajar dikategorikan kedalam lahan kritis yang membutuhkan langkah rehabilitasi lahan untuk mengurangi tingkat erosi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui besar tingkat erosi di Kecamatan Kejajar; (2) memperkirakan nilai ekonomi kerugian lingkungan akibat erosi; dan (3) mengetahui kelayakan finansial dan ekonomi rehabilitasi lahan. Berdasarkan hasil penelitian, apabila tidak dilakukan rehabilitasi lahan tingkat erosi diperkirakan sebesar 437.369 ton per tahun, sedangkan erosi yang terjadi apabila dilakukan rehabilitasi lahan diperkirakan sebesar 298.123 ton per tahun. Dari hasil penelitian tersebut bisa ditunjukkan, bahwa rehabilitasi lahan dapat mengurangi tingkat erosi sebesar 139.246 ton per tahun, yang setara dengan nilai ekonomi Rp 4.506.859.367,00 per tahun, yang juga memberikan alasan kesimpulan bahwa kegiatan rehabilitasi lahan yang menjadi obyek penelitian ini adalah bisa dipertanggungjawabkan baik dari sisi teknis, finansial, dan ekonomi.

Agricultural land in the area of Dieng plateau are generally used for fields, particularly in Kejajar Subdistrict area. Most of the fields in Kejajar Subdistrict area used as potato cultivation. This potato cultivation management ignores land and water conservations regulations, which causes erosion. Erosion is one type of land degradation, which ultimately leads to ecological damage and losses in the economy. This categorizes the land in the District Kejajar as land that is in a critical condition that requires land rehabilitation measures to reduce erosion. This research aimed to (1) find out the degree of erosion in the Kejajar Subdistrict; (2) estimate the economic value of environmental losses due to erosion; and (3) determine the financial and economic feasibility of rehabilitation. Based on the reserach results, if rehabilitation is not carried out erosion is estimated to reach 437,369 ton per year, while the erosion which occured when land rehabilitation was carried out is estimated at 298,123 ton per year. Both results show that the land rehabilitation can reduce erosion of 139,246 ton per year, which is equal to the economical value of Rp 4,506,859,367.00 per year, which explains why the conclusion could be made that rehabilitaion of land which was the object of this research can be accounted for technically, financially, and economically. .

Kata Kunci : erosi, rehabilitasi lahan, analisis finansial, analisis ekonomi

  1. S1-2011-198312-abstract.pdf  
  2. S1-2011-198312-bibliography.pdf  
  3. S1-2011-198312-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2011-198312-title.pdf