Identifikasi Ukuran Diameter Batang sebagai Indikator Produksi Getah Pinus merkusii Jungh. et de Vriese di Kebun Benih Semai Sempolan Jember
AGUSTIAN VIRGI I, Sapto Indriko, Dwi Tyaningsih Adriyanti
2011 | Skripsi | S1 KEHUTANANPinus merkusii merupakan salah satu spesies pohon yang tumbuh asli di Indonesia. P. merkusii termasuk dalam jenis pohon serba guna yang terus menerus dikembangkan dan diperluas penanamannya untuk mengahasilkan kayu dan produksi getah. Permintaan getah P. merkusii semakin meningkat akibat adanya industri-industri pengolahan gondorukem dan terpentin yang terus berkembang. Hal tersebut mendorong upaya peningkatan produksi getah. Salah satunya melalui penelitian mengenai diameter batang sebagai indikator produksi getah yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan karakter diameter batang P. merkusii sebagai indikator produksi getah yang paling optimal di Kebun Benih Semai Sempolan. Penentuan sampel dilakukan dengan menunjuk 78 pohon P. merkusii yang akan diamati secara purposive sampling. Diameter batang dibedakan menjadi 3 kelas yaitu kecil (22 cm-40 cm), sedang (41 cm-59 cm), dan besar (60 cm-78 cm) dengan ketinggian dan kedalaman pengeboran masing-masing 55 cm dan 4 cm. Data yang diperoleh dianalis melalui metode analisis varians metode anova satu arah (one way anova) dan analisis korelasi bivariate dengan menggunakan software SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakter diameter batang tidak dapat dijadikan sebagai indikator produksi getah P. merkusii. Setelah dianalisis menunjukan hasil yang tidak signifikan dengan nilai signifikan dan koefisien korelasi masing-masing sebesar 0,468 dan 0,108. Rerata produksi getah kelas diameter besar, kecil, dan sedang berturut-turut adalah 25, 077 g, 19,75 g, 18,538 g.
Pinus merkusii is one of the native tree species in Indonesia. This spescies is classified as the multipurpose tree and continuously developed for timber and rosin production. The demand of P. merkusii’s resin increased along with the development of rosin and turpentine processing industry. Therefore, it is essensial to increase resin production. One of the relevant researches is on stem diameter as an indicator of optimum resin production. The purposes of this research were to determine the influence of stem diameter characteristic of P. merkusii as an indicator of optimum resin production in the Seedling Seed Orchard at Sempolan, Jember. A total of 78 trees were tested using purposive sampling. Stem diameter is divided into 3 classes, namely small (22 -40 cm), medium (41 -59 cm), and large (60 -78 cm) with height and depth of drilling of each 55 cm and 4 cm. The analysis of variance was done using one-way anova method and bivariate correlation analysis was carried out using SPSS software version 16. The results showed that stem diameter character was not able to be used as an indicator of P. merkusii resin production. The analysis effect of stem diameter showed no significant (Sig = 0,468) and no significant corelation between stem diameter and resin production (coefficient corelation r = 0,108). The resin production means of large, small, and medium diameter were 25,077 g, 19,75 g, and 18,538 g, respectively.
Kata Kunci : Pinus merkusii, getah, diameter batang.