Laporkan Masalah

MODEL PENAKSIR BERAT KARBON Lantana camara Linn DI WANAGAMA I, KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

SEPTIAN AGUNG P, Supriyadi

2011 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer terutama karbon dioksida semakin lama semakin tinggi. Hal ini menyebabkan terjadinya pemanasan global. Fungsi hutan sebagai Carbon sink diharapkan mampu mengurangi konsentrasi gas rumah kaca yang ada di atsmosfer. Penelitian tentang fungsi hutan sebagai Carbon sink didominasi oleh penelitan terhadap pohon. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran tentang kemampuan tumbuhan bawah Lantana camara Lin sebagai salah satu penyusun hutan dalam menyerap karbon. Pengambilan data pada penelitian ini diawali dengan pema nenan individu secara utuh tumbuhan Lantana camara Lin. Contoh uji kemudian dipisahkan menjadi organ daun, batang dan akar. Kemudian dihitung biomassanya dan diarangkan. Perhitungan kandungan karbon terikat diketahui dengan menghitung kadar air arang, kandungan zat mudah menguap, dan kadar abu. Data karbon terikat yang didapat kemudian diolah dengan program Microsoft Excel untuk mendapatkan persamaan alometrik. Dari hasil penelitian ini didapatkan berbagai persamaan allometrik untuk menghitung kandungan karbon berdasarkan diameter batang pokok. Persamaan untuk menghitung kandungan karbon total adalah K=10.29D2.737 dengan R2 = 0.965, karbon daun K=0.977D1.852 dengan R2 = 0.977, karbon batang K=7.844D2.907 dengan R2 = 0.965, karbon akar K=0.912D2.333 dengan R2=0.880.

Greenhouse gases concentration in atmosphere especially carbon dioxide have been increasing. Which many couse causes global warming. The forest function as Carbon Sink expected able to reduce greenhouse gas concentration in atmosphere. Forest research about carbon sink dominated by tree researches. This research might be able to give some description about Lantana camara Linn performance, as a part of the forest, to absorb carbon from the atmosphere. The first step of the data collection from this research was harvesting the whole individual of Lantana camara Linn. Subsequently, the samples were separated into leaf organ, stem organ, and root organ. Then, the biomass was calculated and converted into charcoal. Fixed carbon was known by calculating the charcoal water level, volatile meter, and ash level. Fixed carbon data then being calculated with Microsof Excel program to create a allometric equations. From this research, allometric formulas have been generated to calculate carbon level on the base of stem diameter at 15 cm height from soil surface. The formula for calculating total carbon content was K=10.29D2.737 with R2=0.965, for leaf carbon K=0.977D1.852 with R2 = 0.977, for stem carbon K=7.844D2.907 with R2 = 0.965, and allometrik equation for root carbon K=0.912D2.333 with R2=0.880.

Kata Kunci : emanasan global, Lantana camara Linn, kandungan karbon, persamaan allometrik.

  1. S1-2011-186352-abstract.pdf  
  2. S1-2011-186352-bibliography.pdf  
  3. S1-2011-186352-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2011-186352-title.pdf