PERENCANAAN JARINGAN KERJA DAN ANGGARAN KEGIATAN PEMANENAN HASIL HUTAN (Studi Kasus di RPH Sugih, BKPH Boto, KPH Randublatung, Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah)
BATILDIS IRMA WIDYANDRI, Siswantoyo Dipodiningrat
2012 | Skripsi | S1 KEHUTANANPemanenan hasil hutan adalah kegiatan memindahkan hasil hutan dari dalam areal hutan ke konsumen atau ke industri pengolahan hasil hutan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu model jaringan kerja dan analisis waktu, biaya, serta sumberdaya yang dibutuhkan pada kegiatan pemanenan hasil hutan agar dapat berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengawasan dari kegiatan pemanenan tersebut. Penelitian dilakukan di petak tebangan 12a, 14c, dan 38f di RPH Sugih, BKPH Boto, KPH Randublatung, Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah dengan luas 23,60 ha dan volume 3.186,00 m3 serta jenis tebangan A.2. Metode yang digunakan adalah analisis jaringan kerja berdasar pada prestasi kerja rata-rata per hari dari setiap komponen kegiatan pemanenan hasil hutan di RPH Sugih. Hasil penelitian prestasi kerja setiap komponen kegiatan pemanenan hasil hutan di RPH Sugih yaitu: penebangan dan pembagian batang: 21,00 m3/hari; penyaradan dengan tenaga sapi: 14,70 m3/hari; penyaradan dengan tenaga manusia: 8,64 m3/hari; pengangkutan: 21,36 m3/hari. Komponen kegiatan pemanenan hasil hutan ini merupakan komponen kegiatan kritis sehingga memiliki kepekaan yang tinggi terhadap keterlambatan. Sistem manajemen operasional di RPH Sugih adalah hubungan seri sehingga untuk memulai kegiatan suatu petak harus menunggu petak pendahulunya selesai. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kegiatan pemanenan hasil hutan pada petak 12a adalah 98 hari dengan volume 2.056,00 m3, petak 38f adalah 10 hari dengan volume 197,00 m3, dan petak 14c adalah 45 hari dengan volume 933,00 m3. Anggaran untuk petak 12a adalah Rp 178.127.195,50; petak 38f adalah Rp 16.727.629,46; dan petak 14c adalah Rp 80.311.132,80.
Harvesting of forest products are forest products activities move from the forest to the consumer or to a forest product processing industry. The purpose of this research is to develop a network model of work and analysis time, cost, and resources needed for the harvesting of forest products in order to function as a means of planning and supervision of the harvesting activities. The study was conducted in compartment 12a, 14c, and 38f at RPH Sugih, BPKH Boto, KPH Randublatung, Perhutani Unit I Central Java with an area of 23,60 ha and 3186,00 m3 volume and types of felling was A.2. The method used is the analysis of network performance based on an average working day of every component of forest harvesting activities in the RPH Sugih. The research work performance of each component of forest harvesting activities in the RPH Sugih namely: felling and bucking: 21,00 m3/day; skidding with cow power: 14,70 m3/day; skidding by human power: 8,64 m3/day ; hauling: 21,36 m 3 /day. Components of forest harvesting activities is a critical component of the activities that have a high sensitivity to delay. Management system is operational at RPH Sugih series connection so as to initiate activities in a swath predecessor had to wait over. The time needed to complete the harvesting of forest products on a compartment of 12a was 98 days with a volume of 2056,00 m3, compartment 38f is 10 days with a volume of 197,00 m3, and 14c are compartments of 45 days with a volume of 933,00 m3. Budget to compartment 12a is Rp 16.727.629,46; co
Kata Kunci : kegiatan pemanenan hasil hutan, perencanaan kerja, jaringan kerja, prestasi kerj