Laporkan Masalah

ANALISIS PERILAKU BPR DAN BANK UMUM DENGAN PENDEKATAN SCP: STUDI EMPIRIK DI PROVINSI JAWA TENGAH

IMANUEL MADEA SAKTI, BOWO SETIYONO, M.Com., Ph.D

2018 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMEN

Penelitian mengenai hipotesis Structure-Conduct-Performance (SCP) pada industri perbankan telah banyak dilakukan, termasuk di Indonesia. Namun, sejauh yang peneliti ketahui, penelitian masih berfokus pada bank umum. Penelitian ini mencoba menguji hubungan tidak langsung antara struktur pasar, perilaku dan kinerja secara komprehensif dengan melibatkan Bank Umum dan BPR ketika berada pada pasar yang sama. Penelitian ini bertujuan menguji seluruh elemen hipotesis SCP dengan menggunakan data perbankan di tingkat kabupaten/kota. Penelitian ini menggunakan data panel dari 565 bank di Provinsi Jawa Tengah, yaitu 261 BPR dan 304 Bank Umum yang terbagi ke dalam 35 kabupaten/kota selama tahun 2012-2016. Variabel Independen yang digunakan adalah Konsentrasi Pasar (CR3 dan HHI) dan Pangsa Pasar (PP) yang juga sebagai variabel moderasi, variabel mediasi perilaku bank (NIM dan LTA), serta variabel dependen kinerja bank (ROA). Robustness Test dilakukan dengan menggunakan variabel Konsentrasi Pasar dan Pangsa Pasar tingkat provinsi serta melakukan orthogonalisasi variabel konsentrasi pasar ketika kedua variabel independen diuji secara bersama dalam satu model. Hipotesis diuji dengan regresi linier berganda model random effect dan metode Structural Equation Modeling (SEM) untuk pengujian mediasi. Secara umum, hasil mendukung hipotesis SCP pada tingkat kabupaten/kota. Baik pengujian langsung antara konsentrasi pasar dan pangsa pasar terhadap kinerja bank maupun pengujian tidak langsung melalui variabel pemediasi menunjukkan arah positif signifikan. Sedangkan hasil robustness test sesuai dugaan akan berbeda karena pangsa pasar bank dominan relatif kecil ketika berada di tingkat provinsi. Hasil lainnya tidak ditemukan perilaku kolusif di antar bank-bank dominan baik di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

The research on the Structure-Conduct-Performance (SCP) hypothesis in the banking industry has been done many times, including in Indonesia. However, it still focuses on commercial banks. This study tries to examine the indirect relationship among the market structure, behavior and performance comprehensively by involving Commercial Banks and BPR (rural banks) in the same market. This study aims to examine all elements of the SCP hypothesis by using banking data at the district/city level. It uses panel data from 565 banks in Central Java Province; 261 BPR and 304 Commercial Banks, divided into 35 districts/cities during 2012-2016. Independent variables involve Market Concentration (CR3 and HHI) and Market Share (PP) as moderation variables, mediation variables bank behavior (NIM and LTA), and dependent variable bank performance (ROA). Robustness test is undertaken by using provincial level Market Concentration and Market Share variables and orthogonalizing market concentration variables as tested together in one model. The hypothesis was tested by multiple linear regression random effect models and Structural Equation Modeling (SEM) methods for mediation testing. In general, the results support the SCP hypothesis at the district/city level. Direct testing among market concentration and market share on bank performance and also indirect testing through mediating variables show a significant positive direction. Meanwhile, the expected robustness test results will be different because the dominant bank's market share is relatively small at the provincial level. Other results found no collusive behavior among dominant banks neither at the district/city nor provincial levels.

Kata Kunci : Structure-Conduct-Performance, BPR, rural bank, perbankan

  1. S2-2018-402520-abstract.pdf  
  2. S2-2018-402520-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-402520-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-402520-title.pdf