Laporkan Masalah

VARIASI KARAKTERISTIK DAN FAKTOR LINGKUNGAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA PROBOLINGGO

Fajar Hidayanto , Supriyadi, Kaharuddin

2012 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Ruang terbuka hijau ( RTH ) menjadi salah satu solusi terhadap pencemaran lingkungan di perkotaan. Pencemaran di perkotaan antara lain, suhu yang terlalu tinggi, kebisingan yang terlalu tinggi dan intensitas cahaya yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, upaya pengelolaan RTH di perkotaan dengan mempertimbangkan kesesuaian vegetasi berupa bentuk dan struktur yang ada di sana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman, struktur dan bentuk RTH di Kota Probolinggo serta mengetahui variasi faktor lingkungan yang antara lain suhu, kelembaban, kebisingan, dan intensitas cahaya. Metode pemilihan sampel dilakukan secara purposive yaitu Alun – alun, Taman wisata studi lingkungan ( TWSL), Tempat Penampungan Akhir (TPA), RTH Kedopok, dan kawasan industri. Untuk memenuhi tujuan tersebut menggunakan metode pendekatan, antara lain :(1) Inventarisasi jenis pohon dengan IS 100% (2) Pengukuran persen penutupan tumbuhan bawah dan jenisnya, (3) Pengukuran faktor lingkungan, suhu, kelembaban, kebisingan, dan intensitas cahaya. ANOVA uji lsd digunakan untuk analisis data faktor lingkungan. Hasil penelitian diketahui struktur RTH di Kota Probolinggo yaitu memiliki strata banyak. Bentuk hutan kota didominasi oleh bentuk hutan secara mengelompok. Jumlah jenis yang ditemukan sebanyak 51 jenis pohon dan 16 jenis tumbuhan bawah. Suhu tertinggi di Alun alun yaitu 26, 3°C, kelembaban tertinggi di Taman Manula sebesar 66,1%, kebisingan tertinggi di Taman Manula yaitu sebesar 66, 5 dB dan intensitas cahaya tertinggi yaitu di 27.000 lux di alun - alun. Struktur hutan kota berstrata banyak dan mengelompok memberikan suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya terendah sedangkan kebisingan terendah terdapat pada hutan kota berstrata banyak dan bentuknya menyebar.

Green open space is the one of solution for environment pollution in urban area. Pollution in urban area such as highly temperature, highly noisy, and highly light intensity. Therefore, green open space management urban area consider to suitability of vegetation likes form and structure. This study aims are to investigate the characteristics such as types of plant, form and structures in Green open space Probolinggo city, to know the variety of environment factors such as temperature, humidity, noisy and light intensity. This study use purposive sampling method, there are City Square, Enviroment Study Tourism Park (TWSL), Final Shelter (TPA), Kedopok Green Open Space and Industrial area. To answer those aims, this study use approachment method, such as (1) Tree species inventory with sampling intensity 100%, (2) Measurement the percentage of ground vegetation, (3) Measurement of temperature, humidity, light intensity and city ambience. ANOVA with lsd test was used for data analysis environment factors. The result show that the green open space structure in Probolinggo City have multiple level (strata banyak). The urban forest form dominated with forest clustered form. Number of species found 51 tree species, number of ground vegetation species. The highest temperature in City Squareis 26, 3 °C, highest humidity in Manula Park is 66 %, highest noisy in Manula Park is 66, 5 dB, and light intensity is 27.000 lux in City Square. The multiple level and clustered form urban forest give temperature, humidity, and light intensity low while the low level of noisy in multiple level urban forest with disperse form,

Kata Kunci : Ruang terbuka hijau, Kota Probolinggo, suhu, kelembaban, kebisingan dan intensitas cahaya.

  1. S1-2012-257000-abstract.pdf  
  2. S1-2012-257000-bibliography.pdf  
  3. S1-2012-257000-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2012-257000-title.pdf