Agricultural Park dengan Pendekatan Konsep Agricultural Urbanism di Dusun Gunungan, Bantul
DIAJENG DWI PUTRI, Ir. Didik Kristiadi, MLA., MAUD.
2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTURKelaparan merupakan salah satu ancaman bencana yang dapat terjadi akibat ketiadaan ketahanan pangan pada suatu wilayah. Dalam mencapai kondisi ketahanan pangan terdapat beberapa kendala seperti perubahan iklim, kondisi lingkungan yang buruk, konversi lahan pertanian, kondisi ekonomi (kemiskinan), dan kondisi sosial (kurangnya pemahaman mengenai ketahanan pangan). Untuk itu diperlukan suatu sarana yang dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membangun pemahaman masyarakat tentang ketahanan pangan, yakni melalui perancangan agricultural park. Pendekatan yang diambil adalah konsep agricultural urbanism. Sebuah konsep yang mengintegrasikan sistem pangan setempat dengan sistem perencanaan kawasan yang melibatkan elemen-elemen pertanian. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membawa dampak positif terhadap kondisi alam, ekonomi, dan kehidupan sosial setempat. Terdapat beberapa aspek yang perlu dicermati dalam konsep agricultural urbanism seperti kondisi sistem pangan eksisting, aktivitas pertanian yang ada, kehidupan sosial masyarakat, dan potensi ekonominya. Sehingga dalam membangun lingkungan binaan yang baru dapat dikolaborasikan dengan aspek-aspek yang telah ada untuk mencapai tujuan perancangan yang diinginkan. Hal tersebut diwadahi pada fasilitas-fasilitas berupa food system display, agricultural zone, education zone, dan festival area. Kemudian ditentukan strategi-strategi desain sebagai konsep secara makro hingga mikro pada perancangan, yakni desain dengan kapasitas berevolusi bersama sistem kehidupan setempat yang meliputi integrasi dengan alam, memantik potensi setempat untuk berkembang, dan mengedukasi dari berbagai aspek. Konsep tersebut diaplikasikan pada seluruh fasilitas-fasilitas agricultural park.
Hunger and famine are disaster threats that can occur due to the food insecurity condition in a region. To achieve food security conditions there are several constraints such as climate change, poor environmental conditions, agricultural land conversion, economic conditions (poverty), and social conditions (lack of understanding of food security). Hence come a need of facility that can increase food security as well as develop public understanding about food security, namely through the design of agricultural park. The concept of agricultural urbanism is taken as design approach. A concept that integrates local food systems with regional planning systems that involve agricultural elements. It aims to increase food security as well as bring a positive impact on environment, economic, and social conditions. There are several aspects that need to be observed in the concept of agricultural urbanism such as existing food system condition, existing agricultural activity, community social life, and economic potential. Thus, the new built environment can be collaborated with the existing aspects to achieve the desired goals. Its needs can be accommodated in some facilities such as food system display, agricultural zone, education zone, and festival area. Then the design strategies are defined as macro-to-micro concepts, namely designs that evolve within existing living systems, it is include integrated with nature, enable potentials value-added for growth, and education on all aspects. The concept was applied to all agricultural park facilities.
Kata Kunci : ketahanan pangan, agricultural park, agricultural urbanism