STRUKTUR DAN KOMPOSISI JENIS POHON PENYUSUN PEKARANGAN DI DUSUN DENGOK VI, DESA DENGOK, KECAMATAN PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL
Ahmad Zakie Mubarrok , Wiyono, Sukirno DP
2012 | Skripsi | S1 KEHUTANANPekarangan sebagai suatu sistem agroforestry memiliki fungsi produksi yang dapat memberi konstribusi secara ekonomis bagi pemiliknya. Struktur dan komposisi jenis tanaman penyusun pekarangan perlu diketahui untuk melihat potensi pekarangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan komposisi jenis tanaman penyusun pada pekarangan. Penelitian dilakukan di pekarangan milik warga Dusun Dengok VI, Desa Dengok, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Metode pengambilan sampel pekarangan yang digunakan adalah Sampel Acak Berstrata. Pekarangan dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu: pekarangan sempit (luas < 0,1 ha), sedang (luas 0,1 - 0,2 ha) dan luas (luas > 0,2 ha). Masing-masing kategori tersebut kemudian diambil 3 sampel pekarangan. Pengambilan data dalam sampel pekarangan dilakukan dengan Intensitas Sampling ( IS ) 100 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur horizontal pekarangan sempit didominasi trembesi (0,00345 m²); pekarangan sedang oleh jati (0,00476 m²) dan luas oleh jati (0,007185 m²). Struktur vertikal pekarangan sempit didominasi oleh stratum C; pekarangan sedang dan luas oleh stratum D. Komposisi jenis tanaman penyusun pekarangan diketahui berdasarkan nilai INP. Tingkat semai pada pekarangan sempit didominasi oleh mahoni (35,462 %), pekarangan sedang oleh kupu-kupu (59,057 %) dan pekarangan luas oleh kupukupu (57,949 %). Tingkat sapihan pada pekarangan sempit didominasi oleh mahoni (35,526 %), pekarangan sedang oleh jati (47,630 %) dan pekarangan luas oleh kupu-kupu (47,102 %). Tingkat tiang pada pekarangan sempit didominasi oleh mahoni (79,739 %), pekarangan sedang oleh jati (95,798 %) dan pekarangan luas oleh jati (72,049 %). Tingkat pohon pada pekarangan sempit didominasi oleh trembesi (71,965 %), pekarangan sedang oleh jati (70,913 %) dan pekarangan luas oleh jati (57,678 %).
Homegarden as an agroforestry system has a production function that can be economically contributes to its owner. The structure and composition of homegarden compiler species observed to identify the potential of each homegarden. This study aims to determine the structure and composition of homegarden compiler plant species. Research carried out in the homegarden belongs to Dengok VI Subvillage, Dengok Village, Playen District, Gunungkidul Regency. The sampling method that used was Stratified Random Sample. Yards are divided into three categories: small homegarden (area < 0,1 ha), medium homegarden (area 0,1 – 0,2 ha) and large homegarden (size > 0,2 ha). Three samples taken of each category. Collecting data sample done by Intensity Sampling (IS) 100%. The results showed that the horizontal structure of a small homegarden dominated by Samanea saman (0,00345 m²); medium homegarden dominated by Tectona grandis (0,00476 m²) and large homegarden dominated by Tectona grandis (0,007185 m²). Vertical structure of a small homegarden dominated by C storey; medium and large homegarden dominated by D storey. Composition of plant species detected by INP value. On Seedlings stages, small homegarden dominated by a Swietenia macrophylla (35,462%), medium homegarden dominated by Bauhinia purpurea (59,057%) and large homegarden dominated by Bauhinia purpurea (57,949%). On sapling stage, small homegarden dominated by Swietenia macrophylla (35,526%), medium homegarden dominated by Tectona grandis (47,630%) and a large homegarden dominated by Bauhinia purpurea (47,102%). On Tree stage, small homegarden dominated by Swietenia macrophylla (79,739%), medium homegarden dominated by Tectona grandis (95,798%) and large homegarden dominated by Tectona grandis (72,049%). Mature trees stages, small homegarden dominated by Samanea saman (71,965%), medium homegarden dominated by Tectona grandis (70,913%) and a large homegarden dominated by Tectona grandis (57,678 %).
Kata Kunci : Agroforestri, pekarangan, struktur, komposisi, INP