PEMAKNAAN SIBLING RELATIONSHIP PADA REMAJA YANG MEMILIKI SAUDARA KANDUNG AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD)
FITRIA EKA ANNISA, Maria Goretti Adiyanti, Dr., M.S., Psikolog
2018 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGISibling relationship akan menjadi suatu kasus yang unik apabila ditinjau dari sudut pandang seorang remaja yang memiliki saudara kandung Autistim Spectrum Disorder (ASD). Hal ini disebabkan karena, ketidakmampuan anak ASD dalam membangun interaksi dan komunikasi sosial dengan lingkungan disekitarnya, dapat mempengaruhi perkembangan sosial pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan sibling relationship pada remaja yang memiliki saudara kandung ASD serta dinamika munculnya pemaknaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan utama yang terlibat berjumlah tiga orang. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan dokumentasi. Pengujian kredibilitas penelitian menggunakan member checking, triangulasi dan deskripsi secara detail terkait partisipan agar mampu mencapai derajat transferabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan sibling relationship pada remaja yang memiliki saudara kandung ASD, berkaitan dengan keyakinan diri remaja bahwa hubungan persaudaraan tersebut merupakan suatu anugerah dari Tuhan, yang bertujuan untuk mengubah dirinya baik dari segi pemikiran, emosional maupun perilaku agar menjadi lebih positif dan lebih dewasa. Selain itu, hasil penelitian ini juga menemukan beberapa konflik yang dapat terjadi dalam hubungan persaudaraan remaja dengan saudara kandungnya yang mengalami ASD, yakni konflik internal dan konflik eksternal. Adapun penyelesaian konflik yang dapat dilakukan berkaitan dengan unsur nilai-nilai kehidupan seperti nilai keagamaan dan nilai moral yang dapat membentuk keharmonisan serta keselarasan dalam hubungan persaudaraan.
Sibling relationships will be a unique case when viewed from adolescents perspective who has sibling with Autistim Spectrum Disorder (ASD). Deficit in building social interaction and communication with the surrounding environment of ASD children, can affect adolescents social development. This study aims to find out the meaning of sibling relationships in adolescents who has sibling with ASD and the dynamics of the emergence of these meanings. The research method used is a qualitative method with a phenomenological approach. The main participants involved amounted with three people. Data collection uses in-depth interviewing techniques and documentation. The credibility testing of this research using member checking, triangulation and detailed descriptions of participants to be able to achieve a degree of transferability. The results of this study indicate that the meaning of sibling relationships in adolescents who has sibling with ASD is related to adolescents belief that sibling relations are a gift from God, which aims to transform themselves in terms of thinking, emotional and behavioral to become more positive and more mature. In addition, this study also found several conflicts that could occur in adolescent sibling relationships with siblings who experience ASD, namely internal conflict and external conflict. The resolution of conflicts related to elements of life values such as religious values and moral values that can form harmony in sibling relations.
Kata Kunci : pemaknaan, sibling relationship, Autistic Spectrum Disorder (ASD)