RESPONS MASYARAKAT TERHADAP IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAMPUNG RAMAH ANAK DI KAMPUNG ROTOWIJAYAN, KELURAHAN KADIPATEN, KECAMATAN KRATON, KOTA YOGYAKARTA
M ILHAM ADHI PRABOWO, Prof. Dr. Janianton Damanik, M.Si.
2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAANKota Layak Anak merupakan konsep yang bertujuan untuk menciptakan kota yang nyaman dan aman bagi tumbuh kembang anak, menjamin peran serta anak-anak untuk terlibat aktif dalam proses-proses pembangunan, serta melindungi anak dari berbagai perlakuan salah melalui integrasi komitmen dan sumber daya antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Guna mempercepat terwujudnya konsep tersebut maka pemerintah Kota Yogyakarta mulai menerapkan kebijakan Kampung Ramah Anak yang salah satunya diterapkan di RW 10, Kampung Rotowijayan pada tahun 2012. Namun, meskipun kebijakan ini sudah dilaksanakan, pemberitaan tentang kekerasan terhadap anak maupun dilakukan oleh anak masih kerap terjadi. Berangkat dari hal tersebut, peneliti akan membahas mengenai respons masyarakat terhadap implementasi Kampung Ramah Anak di RW 10, Kampung Rotowijayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberi gambaran bahwa respons yang diberikan masyarakat akan berdampak pada pelaksanaan kebijakan ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mendapatkan data yang akurat serta informasi yang mendalam terkait dengan topik dan tujuan riset. Metode ini digunakan untuk mencari fenomena yang ada di lapangan sehingga hasil penelitian dapat memberikan fakta baru yang berbeda dari penelitian sebelumnya. Informasi dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang didapatkan dengan teknik purposive sampling. Kedelapan informan tersebut dapat terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu pengurus Kampung Ramah Anak, ketua RT, dan masyarakat biasa. Penelitian ini menggunakan 2 konsep untuk mengkerangkai tema penelitian. Konsep tersebut diantaranya konsep respons dan konsep Kota Layak Anak. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat secara umum merespons positif implementasi kebijakan Kampung Ramah Anak di wilayahnya. Hal tersebut dapat dibuktikan dari tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus. Adanya kebijakan ini mampu memberikan banyak dampak positif bagi mereka khususnya bagi anak- anak. Kebijakan ini mampu memberikan perubahan yang cukup signifikan bagi anak-anak, misalnya anak-anak jadi lebih patuh terhadap orang tua, lingkungan yang sehat tanpa asap rokok, serta akademik masing-masing anak yang relatif meningkat.
A Child-Friendly City is a concept that aims to create a city that is comfortable and safe for child development, guarantees the participation of children to be actively involved in development processes, and protects children from various form of violence and crime through the integration of commitments and resources between the government, society, and the business world. In order to accelerate the realization of the concept, the Yogyakarta city government began to implement a Child Friendly Village policy, one of which was implemented in RW 10, Rotowijayan Village in 2012. However, even though this policy has been implemented, news about violence against children and carried out by children is still common. Departing from this, the researcher will discuss the community response to the implementation of Child Friendly Villages in RW 10, Rotowijayan village. The purpose of this study is to illustrate that the response given by the community will have an impact on the implementation of this policy. This research uses qualitative research methods with the aim of obtaining accurate data and in-depth information related to the topic and purpose of research. This method is used to look for phenomena that exist in the field so that the results of research can provide new facts that are different from previous studies. Informant in this study amounted to 8 people obtained by purposive sampling technique. The eight informants can be divided into 3 groups, namely the Board of Child Friendly Villages, RT heads, and ordinary people. This study uses 2 concepts to frame the research theme. The concept includes the concept of response and the concept of a Child-Friendly City. The results of this study are that the community generally responds positively to the implementation of the Child Friendly Village policy in its area. This can be proven by the high participation and enthusiasm of the community in participating in various activities organized by the management. The existence of this policy is able to provide many positive impacts for them, especially for children. This policy is able to provide significant changes for children, for example, children become more obedient to parents, a healthy environment without cigarette smoke, and each child's academic status is relatively increasing.
Kata Kunci : Respons masyarakat, Kota Layak Anak, Kampung Ramah Anak/ Community response, Child Friendly City, Child Friendly Village