Laporkan Masalah

POLA PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI DESA SEMIN, KECAMATAN SEMIN, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Hendy Aryo Ardhiantoro, Djuwadi

2012 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hutan rakyat memiliki manfaat yang cukup banyak dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Desa Semin merupakan salah satu desa penghasil kerajinan bambu di daerah Gunung Kidul dan memiliki hutan rakyat yang karakteristiknya beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Pola hutan rakyat, (2) Kerapatan tegakan hutan rakyat dan (3) Pengembangan hutan rakyat berdasarkan pola pengelolaannya. Penelitian ini dilakukan di Dusun Ngepoh, Pucung Malang dan Mandesan, Desa Semin, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul dengan rentang waktu bulan September hingga November 2011. Dalam penelitian ini metode dasar yang digunakan adalah metode survei. Penetapan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah tabulasi dan metode deskriptif. Jenis data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa penggunaan lahan hutan rakyat yang dikembangkan oleh masyarakat Desa Semin berupa pekarangan, tegalan, dan wono. Pada penggunaan lahan pekarangan memiliki jumlah rata-rata lbds/ha sebesar 6,833 m2/ha, untuk penggunaan lahan di tegalan memiliki jumlah rata-rata lbds/ha sebesar 4,214 m2/ha, dan penggunaan lahan di wono memiliki jumlah rata-rata lbds/ha sebesar 7,187 m2/ha. Pengembangan hutan rakyat yang dapat dilakukan adalah penanaman dengan bibit unggul, memperbaiki sistem silvikultur dan membentuk unit manajemen hutan rakyat yang didukung oleh pemerintah dan pihak terkait.

Farm forests has considerable benefits and can be directly perceived by the public. Semin village is a village of bamboo handicraft producers in the South Mountain area and has a diverse farm forest characteristics. The purpose of this study was to determine: (1) The pattern of farm forests, (2) forest stand density of farm and (3) development of farm forests by patterns of management. The research was conducted in the hamlet Ngepoh, Pucung Malang and Mandesan, Village Semin, Semin District, District Gunungkidul the period September to November 2011. In this research, the basic method used is the survey method. Determination of the sample is done by purposive sampling. Data analysis methods used are tabulated and descriptive methods. The types of data collected included primary data and secondary data. From this research result that farm forest land use developed by the community Semin village in the form of Yard, Moor, and Wono. On the use of Yard area has an average number lbds/ha of 6.833 m2/ha, for the use of land in the Moor has an average number lbds/ha of 4.214 m2/ha, and land use have Wono average number lbds/ha amounted to 7.187 m2/ha. The development of farm forests to do is planting the seeds, improving silvicultural and forming community forest management units that are supported by the government and stakeholders.

Kata Kunci : Pola, Kerapatan Tegakan, Hutan Rakyat

  1. S1-2012-251176-abstract.pdf  
  2. S1-2012-251176-bibliography.pdf  
  3. S1-2012-251176-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2012-251176-title.pdf