PEMENUHAN HAK-HAK ANAK MELALUI PEMBENTUKAN KAMPUNG RAMAH ANAK DI RW 08 KAMPUNG MRICAN YOGYAKARTA
HIMAWAN MUHAMMAD, Dr. Suharko, S.Sos., M.Si.
2018 | Skripsi | S1 SOSIOLOGIMelihat bagaimana situasi dan kondisi perkampungan yang ada di Kota Yogyakarta yang semakin padat dan penat membuat lambat laun mulai terkikis ketenangan dan kenyamanannya, berganti dengan hiruk pikuk aktivitas masyarakat, serta persaingan kerja ditengah kebutuhan yang serba mahal. Tidak hanya itu, berkaca pada kondisi lingkungan yang memiliki sejarah kelam sebagai salah satu area lokalisasi yang ada di Yogyakarta membuat masayarakat RW 08 Kampung Mrican tergerak untuk melakukan pembangunan dan merubah kampung mereka ke arah yang lebih baik. Dengan memanfaatkan potensi dari modal sosial yang dimiliki mereka mencoba membangun sebuah relasi serta jaringan dengan pihak-pihak yang dirasa dapat membantu mereka agar dapat keluar dari permasalahan yang dihadapi masyarakat RW 08 Kampung Mrican. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana awal mula terbentuknya kerjasama dengan berbagai macam pihak yang terkait. Kemudian bagaimana pemanfaatan modal sosial yang dimiliki dalam proses pembentukan sebuah relasi maupun jaringan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi sebagai tahapan awal, dengan tujuan untuk mendapatkan informasi, mendeskripsikan latar/setting serta aktivitas dalam lingkungan RW 08 Kampung Mrican. Selanjutnya dilakukan wawancara kepada informan terkait yang dirasa dapat membantu memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan seperti lurah, pengurus Kampung Mrican, tokoh masyarakat dan masyarakat Kampung Mrican. Informan dipilih karena memiliki pengetahuan serta informasi terkait dengan topik penenlitian ini. Tahapan berikutnya setelah data terkumpul yaitu dilakukan analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan & verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana peran modal sosial sangat penting dalam proses pembentukan Kampung Ramah Anak di RW 08 Kampung Mrican. Aspek-aspek modal sosial seperti kepercayaan, norma, dan jaringan memberikan sumbangsih pada tindakan kolektif mereka dengan mendorong diperkuatnya norma resiprositas, mempermudah aliran informasi, memberikan informasi para aktor terkait reputasi yang dimiliki, serta bagaimana keberhasilan dalam upaya pembentukan kerjasama pada masa lalu dan kerjasama yang dilakukan pada masa yang akan datang. Melalui pembentukan Kampung Ramah Anak serta memiliki tujuan yang sama, mereka berusaha mempermudah segala hambatan yanga ada dengan memiliki kesamaan rasa antara satu sama lain sehingga mereka akan senang hati membantu demi mewujudkan tujuan bersama.
Seeing how the situation and condition of the settlements in the city of Yogyakarta are increasingly crowded and tired, it gradually begins to erode its calm and comfort, change with the hustle and bustle of community activities, as well as job competition amid the expensive needs. Not only that, reflecting on the environmental conditions that have a dark history as one of the localization areas in Yogyakarta has made the community of RW 08 Mrican Village moved to do development and change their village in a better direction. By utilizing the potential of social capital that they have, they try to build a relationship and network with parties who are perceived to be able to help them to get out of the problems faced by RW 08 Mrican Village. This study aims to see how the beginning of the formation of cooperation with various parties involved. Then how is the use of social capital in the process of forming a relation or network. The research method used in this study is a qualitative research method, with a descriptive approach. Then the data collection technique used is observation as the initial stage, with the aim of getting information, describing the setting and activities in RW 08 Mrican Village. Interviews were then conducted with the relevant informants who felt they could help obtain the data and information needed, such as the village head, the administrator of Mrican Village, community leaders and the people of Mrican Village. The informant was chosen because he had the knowledge and information related to the topic of this study. The next stage after the data is collected is data analysis which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing & verification. The results of this study show how the role of social capital is very important in the process of forming Kampung Ramah Anak in RW 08 Mrican Village. Aspects of social capital such as trust, norms, and networks contribute to their collective actions by encouraging reciprocity norms, facilitating information flow, providing information on actors related to their reputation, and how to succeed in efforts to establish past cooperation and cooperation. done in the future. Through the establishment of Kampung Ramah Anak and having the same goals, they try to ease all the obstacles that exist by having a common sense between one another so that they will be happy to help to achieve a common goal.
Kata Kunci : Kata Kunci: Kampung Ramah Anak, Modal Sosial, Kepercayaan, Norma, Jaringan